SKRIPSI Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Upaya Kepolisian dalam Memberantas Penyalahgunaan Narkotika di Kabupaten Pamekasan

suc nuraini

Abstrak


ABSTRAK

 

Nuraini, Suciati. 2017. Upaya Kepolisian dalam Memberantas Penyalahgunaan Narkotika di Kabupaten Pamekasan. Skripsi Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Program Studi Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial. Pembimbing: (I) Drs. Ketut Diara Astawa, S.H, M.Si. (II) Siti Awaliyah, S.Pd, M.Hum.

 

Kata kunci: Kepolisian, Narkotika, Pamekasan.

Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan, yang dibedakan ke dalam golongan-golongan. Selain itu narkotika merupakan zat atau obat yang bermanfaat dan diperlukan untuk pengobatan penyakit tertentu, pelayanan kesehatan dan perkembangan ilmu pengetahuan. Namun, jika disalahgunakan atau digunakan tidak sesuai standar dapat menimbulkan akibat yang sangat merugikan.

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peran polisi dalam upaya memberantas penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Pamekasan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian pada penelitian ini adalah Kabupaten Pamekasan yang bertempat di kantor Kepolisian Resort Pamekasan jalan Stadion No. 81 Pamekasan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dapat berupa manusia, yaitu peneliti sendiri dan seseorang yang akan di wawancarai. Untuk menjaga keabsahan data, dilakukan kegiatan triangulasi data. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap pra-lapangan, tahap pekerjaan lapangan, dan tahap analisis data.

Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh empat simpulan dari hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, latar belakang penyalahgunaan narkotika di Kabupaten pamekasan terjadi karena beberapa faktor: 1) faktor pergaulan, 2) masalah sosial (memiliki masalah dengan keluarga), dan 3) faktor rasa ingin tahu (mencoba-coba). Jenis narkotika yang sering disalahgunakan yaitu shabu, pil dan ganja.

Kedua, upaya kepolisian dalam memberantas penyalahgunaan narkotika di kabupaten pamekasan. Dalam memberantas penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Pamekasan, Resort Pamekasan melakukannya dengan berbagai upaya seperti upaya pre-emtif, preventif dan represif. Upaya represif yang dilakukan yaitu dengan melakukan a) kegiatan penyuluhan dan pembinaan, b) kegiatan pemberian brosur, c) memasang himbauan, dan d) melaksanakan dialog interaktif. Upaya preventif yang dilakukan yaitu 1) pengawasan di tempat-tempat yang dianggap rawan terjadi penyalahgunaan narkoba, dan 2) operasi-operasi kepolisian dengan cara berpatroli ke tempat-tempat yang dianggap rawan terjadi penyalahgunaan narkoba. Sedangkan upaya represif yang dilakukan berupa tindakan tegas yang digunakan untuk melaksanakan penyelidikan dan penyidikan.

Ketiga, kendala yang dihadapi dalam memberantas penyalahgunaan  narkotika di Kabupaten Pamekasan adalah kurang pedulinya masyarakat terhadap pemberantasa penyalahgunaan narkotika, jaringan peredaran narkoba yang terselubung atau jaringan terputus, dan adanya strategi baru pemasaran narkoba.

Keempat, upaya yang dilakukan kepolisian dalam memberantas penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Pamekasan yaitu a) pendekatan kepada para pelaksana untuk menagtasi kurangnya kerjasama dari pihak masyarakat pada saat penangkapan tersangka penyalahgunaan narkotika, b) melakukan pendekatan terhadap objek atau sasaran untuk mengatasi kendala jaringan peredaran narkoba yang terselubung atau jaringan terputus, dan c) mengguanakan metode atau cara bertindak untuk mengatasi kendala adanya strategi baru pemasaran yang dilakukan oleh bandar-bandar narkoba yang memanfaatkan berbagai modus operandi baru.