SKRIPSI Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Uji Perbedaan Formulasi Pakan Terhadap Pertumbuhan Larva Kumbang Beras(Tenebrio molitor L.)

Pramesti Dwi Rhumana

Abstrak


ABSTRAK

 

Rhumana, PramestiDwi. 2017. Uji Perbedaan Formulasi Pakan Terhadap Pertumbuhan Larva Kumbang Beras (Tenebrio molitor L.). Skripsi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Agus Dharmawan, M.Si., (II) Sofia Ery Rahayu, S.Pd., M.Si.

Kata Kunci: Formulasi pakan, Budidaya ulat hongkong, Pertumbuhan larvaTenebrio molitor L.

 Pada budidaya ulat hongkong (larva T. molitor) belum diketahui adanya formulasi pakan yang efektif untuk mengoptimalkan hasil produksi (optimalisasi pertumbuhan larva).Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan pemberian formulasi pakan yang berbeda terhadap pertumbuhan (panjang dan biomassa)serta mengetahui formulasi pakan yang paling efektif untuk pertumbuhan larva T. molitor.

Penelitian eksperimental ini menggunakanRancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan (3 jenis formulasi pakan) dan dilakukan sebanyak 10 kali ulangan.Formulasi 1 terdiri dari kombinasi ampas tahu, pollard, dan sayuran, formulasi 2 terdiri dari kombinasi ampas tahu, konsentrat pakan ayam broiler, dan sayuran, sedangkan formulasi 3 terdiri dari tepung jagung, dedak padi, pollard, ampas tahu, tepung ikan dan sayuranyang diberikan pada larva T. molitor berumur 40 hari dan diteliti hingga umur 60 hari. Data yang didapatkan berupa data hasil pengukuran biomassa dan panjang larva T. molitor, serta data faktor abiotik (suhu dan kelembaban udara). Data biomassa dan panjang larva dianalisis dengan uji ANOVA RAL faktorial yang dilanjutkan dengan uji Duncan.

Hasil penelitian menunjukkan, formulasi pakan yang paling efektif menghasilkan pertumbuhan (biomassa dan panjang) larva T. molitor tertinggi yaitu formulasi pakan 3 yang hasilnya berbeda nyata dengan formulasi 1 dan 2. Berdasarkan hasil uji lanjut, perbedaan efek pemberian formulasi pakan terhadap pertumbuhan dapat dilihat secara nyata pada hari-20.

Rhumana, Pramesti Dwi. 2017. Feed Formulation Differences Test on The Growth Rice beetle larvae (Tenebrio molitor L.). Undergraduated-thesis, Department of Biology, Mathematics and Natural Sciences Faculty, State University of Malang. Lecturer: (I) Drs. Agus Darmawan, M.Si., (II) Sofia Ery Rahayu, S.Pd., M.Si.

Keywords:Feed formulation, Yellow mealworm cultivation, Growth of Tenebrio molitor L. larvae

In cultivation yellow mealworm (larvae of T. molitor) there has been no effective feed formulation to optimize production (optimization of larval growth). Therefore, this study was conducted to determine differences in the provision of different feed formulations on the growth (length and biomass) and know the most effective feed formulations for the growth of T. molitor larvae.

This experimental research used Completely Randomized Design (CRD), which consists of three treatments (3 types of feed formulation) and 10 repetitions. Formulation 1 consisted of tofu dregs, pollard, and vegetables, formulations 2 consisted of tofu dregs, poultry concentrate feed, and vegetables, whereas formulation 3 consisted of corn flour, rice bran, pollard, tofu dregs, fish flour and vegetables, that given to T. molitor larvae aged 40 days and observed until the aged 60 days. Data obtained in the form of biomass measurement data and the length of T. molitor larvae, as well as data abiotic factors (temperature and humidity). Data were analyzed larval biomass and length with CRD factorial ANOVA followed by Duncan test.

 

Results showed that the most effective feed formulation produces growth (biomass and length) T. molitor larvae highest was feed formulation 3, the results are significantly different from feed formulation 1 and 2. Based on the results of a Duncan test, the difference in the effects of feed formulations on growth, visible on the 20th day.