SKRIPSI Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perilaku Konsumtif Dalam Memenuhi Gaya Hidup Modern Pada Mahasiswa Jurusan Hukum Dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Malang

Nur Fitrotun Nikmah

Abstrak


ABSTRAK

 

Nikmah, Nur Fitrotun. 2017. Perilaku Konsumtif Dalam Memenuhi Gaya Hidup Modern Pada Mahasiswa Jurusan Hukum Dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Malang. Skripsi. Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Suparlan Al Hakim, M.Si (II) Dr. Edi Suhartono, SH., M.Pd.

 

Kata Kunci: perilaku konsutif, gaya hidup modern, mahasiswa.

Permasalahan yang terjadi seiring perkembangan zaman saat ini yaitu munculnya suatu budaya yang senantiasa merasa kurang dan tidak puas secara terus menerus, khususnya bagi mahasiswa. Hal ini terjadi dengan keterlibatan teknologi yang semakin canggih. Keinginan untuk mengikuti gaya hidup modern dan tidak ingin dikatakan ketinggalan zaman, akhirnya menyebabkan perilaku konsumtif. Pola perilaku konsumtif ini mengarah pada pemenuhan keinginan bukan kebutuhan. Konsumen seringkali membeli produk bukan karena kegunaan atau manfaatnya akan tetapi lebih untuk nilai simboliknya dalam memenuhi gaya hidup modern.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pandangan mahasiswa terhadap perilaku konsumtif (2) faktor yang melatarbelakangi perilaku konsumtif dalam memenuhi gaya hidup modern pada mahasiswa Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Malang, dan (3) bentuk-bentuk perilaku konsumtif dalam memenuhi gaya hidup modern pada mahasiswa Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Malang.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus yang bersifat deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Hukum dan Kewarganegaran yang keseharian di kampus terlihat memiliki perilaku konsumtif, hal ini tampak dari penampilannya, sedangkan proses analisis data diawali dengan menelaah semua data yang diperoleh baik yang bersumber dari pengamatan, wawancara, ataupun dokumentasi. Teknik analisis data yang digunkan dimulai dari tahap (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data dan (4) kesimpulan, penarikan atau verifikasi data.

Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh tiga simpulan sebagai berikut. Pertama, pandangan mahasiswa terhadap perilaku konsumtif, mahasiswa di Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan termasuk dalam mahasiswa yang berperilaku konsumtif, sering mengikuti trend, terutama mahasiswa putri, perilaku tersebut dianggap sebagai cara untuk memberikan kepuasan, meskipun disadari memberikan dampak negatif karena terlalu sering membelanjakan uang dan tidak memprioritaskan kebutuhan. Kedua, faktor-faktor yang melatarbelakangi perilaku konsumtif pada mahasiswa yaitu tingkat pendidikan, pengaruh media komunikasi, pengaruh dari lingkungan dan teman, pengaruh dari kepribadian, serta pengaruh dari status sosial orang tua. Ketiga, bentuk-bentuk perilaku konsumtif pada mahasiswa nampak  pada pakaian dan aksesoris, peralatan kosmetik, hiburan, dan alat komunikasi

 

Beberapa saran dari peneliti diajukan kepada beberapa pihak, yakni (1) Bagi mahasiswa, agar  mahasiswa tidak berperilaku konsumtif, seyogyanya mahasiswa harus dapat membedakan antara kebutuhan dan bukan kebutuhan. Mahasiswa tidak boleh langsung menerima dan mengikuti kebudayaan baru yang sedang trend tersebut, mahasiswa harus dapat mengontrol dirinya sendiri dalam melakukan tindakan. (2) Bagi Jurusan, agar mahasiswa di Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan tidak berperilaku konsumtif dan dapat hidup sederhana, seyogyanya jurusan menetapkan peraturan yang melarang mahasiswa mengenakan pakaian, aksesoris, dan make up yang berlebihan. (3) Bagi orang tua, agar mahasiswa tidak berperilaku konsumtif, sebaiknya orang tua memberikan contoh hidup sederhana dan selalu menasehati anak untuk tidak membeli barang-barang yang kurang diperlukan.