SKRIPSI Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Pembelajaran Project Citizen Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Siswa Pada Pembelajaran PPKn Kelas XI IPA 3 SMAN 1 Turen

Nisaa'u Fajrin Luthfiani

Abstrak


ABSTRAK

 

Peningkatan kemampuan berpikir siswa melalui penerapan model pembelajaran project citizen sebagai fokus perhatian ini bermula dari hasil pengalaman peneliti selama menjadi guru model dalam kegiatan Kajian Praktik Lapangan di SMAN 1 Turen. Peneliti mengamati bahwa terdapat beberapa kendala belajar yang dialami siswa selama kegiatan berlangsung. Kendala tersebut diantaranya, siswa kurang aktif untuk bertanya maupun menjawab pertanyaan yang diajukan guru, informasi yang diperoleh terbatas pada buku dan penjelasan yang disampaikan guru, selain itu beberapa siswa masih ada yang terlihat mengantuk dan malas mengikuti pelajaran PPKn. Hal ini dikarenakan guru masih menggunakan metode tanya jawab, ceramah, dan penugasan dalam menyampaikan materi pelajaran sehingga, melalui metode tersebut pembelajaran PPKn masih belum memberikan pengalaman belajar yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir siswa. Oleh sebab itu, perlu adanya strategi pembelajaran yang beroirentasi kepada kemampuan berpikir siswa yang berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila.

Model pembelajaran project citizen merupakan model pembelajaran yang berbasis pada masalah dan lebih menekankan pada kemampuan peserta didik untuk berpartisipasi secara nalar serta penuh tanggung jawab. Melalui model pembelajaran project citizen dapat membantu siswa dalam mengembangkan pemahaman konsep dan materi pelajaran, mengembangkan kemampuan berbagai informasi, serta menarik kesimpulan dan memperoleh solusi dari permasalahan yang mereka hadapi. Oleh sebab itu, tujuan dari penelitian ini diantaranya, (1) menjelaskan proses pembelajaran project citizen untuk meningkatkan kemampuan berpikir siswa, (2) mengetahui peningkatan kemampuan berpikir siswa melalui penerapan model pembelajaran project citizen, (3) mengetahui tingkat kemampuan berpikir siswa setelah proses pembelajaran project citizen diterapkan.

Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan di kelas XI IPA 3 SMAN 1 Turen dengan materi pokok yaitu, kasus-kasus pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban warga negara. Guru dalam penelitian ini berperan sebagai peneliti, perencana,

pelaksana, pengumpul data, penganalisis data, sekaligus sebagai pelapor hasil penelitian. Data penelitian diperoleh dari hasil observasi kegiatan guru, siswa, dan analisis hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran project citizen dalam meningkatkan kemampuan berpikir siswa melalui 6 langkah pembelajaran diantaranya, (1) mengidentifikasi masalah, masing-masing kelompok mengidentifikasi masalah yang ada di lingkungan sekitar mereka dengan disertai alasan yang logis, (2) memilih masalah, kelompok melakukan musyawarah atau voting untuk memilih masalah yang akan dikaji oleh kelas, (3) mengumpulkan informasi, kelompok mengumpulkan informasi selengkap mungkin dari berbagai sumber tentang masalah yang dibahas, (4) mengembangkan portofolio, informasi yang diperoleh dikembangkan ke dalam portofolio bagian tayangan dan dokumentasi yang berisi tentang pokok permasalahan, data-data yang berhubungan dengan masalah, dan gagasan untuk mengatasi masalah tersebut, (5) menyajikan portofolio, kelompok mempresentasikan hasil kerja mereka di hadapan para hadirin, (6) refleksi pengalaman belajar, siswa diajak mengevaluasi hal-hal yang telah dilakukan selama pembelajaran dan memberikan penguatan kepada siswa untuk tanggap terhadap masalah yang ada di lingkungan sekitar mereka.

 

Rata-rata nilai kemampuan berpikir siswa yang terdiri dari kegiatan bertanya, menjawab, mengumpulkan informasi, dan uji kompetensi sebelum diterapkannya model pembelajaran project citizen menunjukkan nilai 74,8. Pelaksanaan pembelajaran sebelum tindakan dilakukan dengan model pembelajaran ceramah dan tanya jawab. Berdasarkan hasil rata-rata nilai kemampuan berpikir siswa tersebut maka diterapkan model pembelajaran project citizen untuk meningkatkan kemampuan berpikir siswa. Penerapan model pembelajaran tersebut menggunakan dua kali siklus untuk mengetahui tingkat kemampuan berpikir siswa yaitu, pada siklus I rata-rata nilai siswa 75,8 dan pada siklus II rata-rata nilai siswa 86,6. Penerapan model pembelajaran project citizen tersebut terbukti mampu meningkatkan kemampuan berpikir siswa.