SKRIPSI Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

EFEKTIVITAS PEMBIASAAN MENYANYIKAN LAGU NASIONAL DALAM PEMBELAJARAN UNTUK MEMBENTUK SIKAP NASIONALISME SISWA SMA NEGERI 8 KOTA MALANG

SUMINAR

Abstrak


ABSTRAK

 

Suminar. 2017. Efektivitas Pembiasaan Menyanyikan Lagu Nasional dalam Pembelajaran Untuk Membentuk Sikap Nasionalisme Siswa di SMAN 8 Kota Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. H. A. Rosyid Al Atok, M. Pd, MH, (2) Dr. H. M. Yuhdi Batubara, SH, MH.

 

Kata Kunci: efektivitas, pembiasaan, lagu nasional, sikap, nasionalisme

Efektivitas merupakan kata yang menunjukkan keefektifan suatu indikator atau tujuan yang telah ditentukan, dalam hal ini kefektifan yang ingin diketahui adalah tentang pembiasaan menyanyikan lagu nasional dalam pembelajaran untuk membentuk sikap nasionalisme siswa SMA Negeri 8 Kota Malang. Pembiasaan (habituation) merupakan suatu kegiatan yang dilakukan berulang-ulang dan merupakan proses pembentukan sikap dan perilaku yang relatif menetap dan otomatis melalui proses pembelajaran yang berulang-ulang. Serangkaian pembiasaan yang dilakukan dalam pembelajaran di SMA Negeri 8 Kota Malang diantaranya adalah pembiasaan menyanyikan lagu nasional diawal kegiatan pembelajaran, pelaksanaan pembiasaan tersebut sesuai dengan Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti (PBP). Menyanyikan lagu nasional atau lagu kebangsaan Indonesi Raya dalam pembelajaran merupakan motivasi awal bagi siswa untuk menumbuhkan semangat sebelum memuali kegiatan belajar mengajar.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeksripsikan efektivitas pembiasaan menyanyikan lagu nasional dalam pembelajaran untuk menmbuhkan sikap nasionalisme siswa yang meliputi (1) wujud sikap nasionalisme siswa; (2) bentuk pelaksanaan pembiasaan menyanyikan lagu nasional dalam kegiatan pembelajaran; (3) wujud efektivitas pelaksanaan pembiasaan menyanyikan lagu nasional dalam kegiatan pembelajaran.

Untuk mencapai tujuan tersebut peneliti menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dan jenis penelitian yaitu studi kasus, dalam mencari data dari informan yang terdiri dari Guru, Waka Kurikulum, Waka Kesiswaan, Waka Sarana dan Prasarana, Kepala Tata Usaha dan Staff nya serta siswa-siswi SMAN 8 Kota Malang. Pengumpulan data data tersebut dilakukan dengan 3 (tiga) metode yaitu: observasi atau pengamatan, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Untuk menjamin keabsahan data yang diperoleh, peneliti melakukan pengecekan keabsahan data dengan cara sebagai berikut: perpanjangan keikutsertaan, ketekunan/keajegan pengamatan, dan triangulasi.

Berdasarakan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh tiga simpulan hasil penelitian sebagai berikut, yang pertama sikap nasioanalisme siswa SMA Negeri 8 Kota Malang yang sudah baik, sikap yang tercermin dari keasadaran dalam ikut serta dan melaksanakan kegiatan uapacara rutin hari senin dan hari-hari besar nasional lainnya dengan khidmat dan disiplin, aktif serta bersemangat dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar di dalam kelas.

Kedua, upaya membentuk sikap nasionalisme siswa melalui pembiasaan dalam kegiatan pembelajaran yang dipraktekan dengan beberapa pembiasaan seperti, melalukan serangkaian pembiasaan di pagi hari sebelum memulai kegiatan pembelajaran yang di dalamnya terdapat kegiatan menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya, melaksanakan uapacara rutin satu bulan sekali pada hari senin minggu pertama, melaksanakan pembiasaan hari senin, melaksanakan “maaf, tolong, terimakasih” dalam lingkungan sekolah, serta pemberian sosialisasi dan motivasi terkait nasionalisme yang diberikan di awal pada masa orientasi siswa baru.

Ketiga, efektivitas pembiasaan menyanyikan lagu nasional dalam pembelajaran untuk membentuk sikap nasionalisme siswa dicerminkan dalam sikap disiplin, aktif dan kritis, serta cinta tanah air. Ketiga sikap tersebut terlihat dalam pelaksanaan kegiatan yang melibatkan siswa baik di dalam kelas maupun diluar kelas di lingkungan SMA Negeri 8 Kota Malang.

Saran peneliti setelah melakukan penelitian ini antaralain sebagai berikut: (1) Bagi sekolah SMA Negeri 8 Kota Malang, upaya yang harus dilakukan oleh pihak sekolah dalam membentuk sikap nasionalisme siswa yaitu dengan memaksimalkan fasilitas yang dibutuhkan dalam pelaksanaan serangkaian pembiasaan “menyanyikan lagu nasional” untuk membentuk sikap nasionalisme serta peran guru dalam mendampingi siswa di kelas untuk melaksanakan pembiasaan dengan baik, dan pembiasaan sebelum mengakhiri kegiatan pembelajaran bisa selalu dilaksanakan oleh setiap guru yang mengajar di kelas tersebut; (2) Bagi peneliti lain, hasil dari penelitian ini bisa digunakan sebagai salah satu bahan referensi bagi rekan-rekan mahasiswa yang ingin mengkaji dan melakukan penelitian lebih lanjut terkait tema yang sama dengan peneliti dikemudian hari

Suminar. 2017. Effectiveness of habituation Singing the National Anthem in Learning For Shaping Attitudes Nationalism Students at SMAN 8 Kota Malang. Thesis, Department of Pancasila and Citizenship Education, Law and Citizenship Department, Faculty of Social Sciences, State University of Malang. Supervisor: (1) Dr. H. A. Rosyid Al Atok, M. Pd, MH, (2) Dr. H. M. Yuhdi Coal, SH, MH.

 

Keywords: effectiveness, habituation, the national song, attitude, nationalism

Effectiveness is a word that shows the effectiveness of an indicator or a predetermined goal, in this case the effectiveness of that we want to know is about habituation of national sang in learning to shape the attitudes of nationalism SMA Negeri 8 Kota Malang. Habituation (habituation) is an activity that is done repeatedly and the process of forming attitudes and behavior are relatively sedentary and automated through a learning process repeated. Conducted a series of habituation in learning in SMAN 8 Kota Malang include habituation sing national anthem at the beginning of the learning activities, implementation is in accordance with Permendikbud habituation No. 23 of 2015 on Growth Budi Character (PBP). Sing the national anthem or the national anthem Indonesi Kingdom in learning the initial motivation for the students to cultivate the spirit before memuali teaching and learning.

The purpose of this study was to mendeksripsikan effectiveness sing national anthem habituation in learning for studentsmenmbuhkan nationalism that includes (1) a form of nationalism students; (2) that the implementation of the national anthem sang habituation in learning activities; (3) form the effective implementation of habituation sing national anthem in learning activities.

To achieve these objectives the researchers used a qualitative approach that is descriptive and type of research is to study the case, in seeking data from informants consisting of teachers, Waka curriculum, Waka Student, Waka Infrastructures, Head of Administration and Staff of her as well as the students of SMAN 8 Kota Malang. The data collection of data is done by three (3) methods: observation, interviews and documentation. Data analysis was performed by means of data reduction, data presentation and conclusion (verification). To ensure the validity of the data obtained, the researchers checked the validity of the data in the following way: the extension of participation, persistence / constancy observation, and triangulation

Based on the results of research conducted, there are three conclusions following results, the first gesture nasioanalisme students of SMAN 8 Kota Malang is good, the attitude is reflected keasadaran in participating and carrying out activities coming of age rituals routine Monday and major holidays other national with solemn and disciplined, active and enthusiastic in following the teaching and learning activities in the classroom.

Second, efforts to shape the attitudes of nationalism students through habituation in learning activities practiced by some habituation like, put through a series of habituation in the morning before starting the learning activities in which there are activities to sing anthem Indonesia Raya, execute coming of age rituals regularly once a month on Monday week first, implement habituation Monday, carrying out a "sorry, please, thank you" in a school environment, as well as providing socialization and motivation related to nationalism given at the beginning of the new student orientation period.

Third, the effectiveness of habituation sing national anthem in learning to shape the attitudes of students nationalism is reflected in the attitude of discipline, active and critical, and love of the homeland. The third attitude is seen in the implementation of activities that involve students both in the classroom and outside the classroom in the SMAN 8 Kota Malang.

 

Suggestion of researcher after doing this research antaralain as follows: (1) For school SMA Negeri 8 Malang City, effort must be done by school in forming attitude of student nationalism that is by maximizing facility needed in executing series of habituation "sing national song" The attitude of nationalism and the role of teachers in assisting students in the classroom to perform good habituation, and habituation before ending the learning activities can always be implemented by every teacher who teaches in the class; (2) For other researchers, the results of this study can be used as a reference material for colleagues of students who want to study and conduct further research related to the same theme with researchers in the future.