SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN COOPERATIVE LEARNING MODEL TWO STAY TWO STRAY (TSTS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI KOMPETENSI DASAR MENJELASKAN PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM SECARA ARIF PADA SISWA KELAS XI IS-4 SMA NEGERI 2 MALANG

Geo Sukma Mardali Prihatmoko

Abstrak


ABSTRAK

 

Prihatmoko, Geo Sukma Mardali. 2010. Penerapan Cooperative Learning Model Two Stay Two Stray (TSTS) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Geografi Kompetensi Dasar Menjelaskan Pemanfaatan Sumber Daya Alam Secara Arif pada Siswa Kelas XI IS-4 SMA Negeri 2 Malang. Skripsi, Jurusan Geografi Program Studi Pendidikan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Budi Handoyo, M.Si, (II) Drs. Dwiyono Hari Utomo, M.Pd. M.Si.

 

Kata kunci: cooperative learning, model two stay two stray (TSTS), hasil belajar.

 

Observasi awal diketahui bahwa metode pembelajaran Geografi yang dilakukan di SMA Negeri 2 Malang adalah ceramah, pemberian tugas, dan kerja kelompok. Metode yang digunakan masih kurang melibatkan siswa dalam proses pembelajaran sehingga siswa cenderung hanya menerima apa yang diberikan oleh guru. Dalam kegiatan diskusi kelompok, selama ini belum pernah diterapkan diskusi yang mengembangkan pengetahuan siswa, hal ini menyebabkan hasil belajar siswa rendah. Hal itu terlihat dari hasil belajar siswa dengan ketuntasan klasikal sebesar 62% dan rata-rata kelasnya sebesar 71,86. Jumlah ketuntasan belajar siswa itu kurang dari standar ketuntasan minimal (SKM) untuk mata pelajaran Geografi sebesar > 75 dan ketuntasan belajar klasikalnya sebesar ≥ 85%.

Hasil belajar tersebut perlu ditingkatkan dengan menerapkan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS), karena model ini mengajak siswa untuk lebih aktif dan dapat mengembangkan pengetahuan siswa, sehingga dengan diskusi yang mengembangkan pengetahuan siswa, diharapkan pengetahuan siswa akan bertambah, dan hasil belajarnya juga meningkat.

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa. Upaya untuk mencapai tujuan tersebut, maka penelitian ini dirancang dengan model penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan pada bulan Nopember-Desember 2009. Subjek penelitian yaitu siswa kelas XI IS-4 yang berjumlah 38 siswa. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, Teknik pengumpulan data melalui tes. Tindakan yang dilakukan yaitu pembelajaran kooperatif model two stay two stray (TSTS).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan mulai dari pra tindakan ke siklus 1 dan siklus 1 ke siklus 2. Rata-rata hasil belajar siswa pada pra tindakan sebesar 71,86 pada siklus 1 meningkat menjadi 74,4 dan pada siklus 2 meningkat menjadi 82,81. Ketuntasan belajar juga mengalami peningkatan, pada proses pembelajaran pra tindakan sebesar 62%, siklus 1 sebesar 74%, dan pada siklus 2 menjadi 91%.

Berdasarkan hasil tersebut, disarankan: (1) Bagi guru geografi agar menggunakan model two stay two stray untuk meningkatkan hasil belajar siswa. (2) Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian sejenis dalam rangka memperbaiki kualitas pembelajaran kooperatif model two stay two stray dengan subjek penelitian yang berbeda.