SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

analisis tingkat kerentanan banjir di daerah aliran sungai komis kabupaten banyuwangi

Erfin Ardinata

Abstrak


ABSTRAK

Erfin Ardinata. 2019  Analisis Tingkat Kerentanan Banjir di Daerah Aliran Sungai Komis Kabupaten Banyuwangi, Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Dibimbing oleh (I) Purwanto, S.Pd, M.Si dan (II) Dr. Satti Wagistina, S.P., M.Si

Kata kunci: Pemetaan, Banjir, DAS, Komis, Sistem Informasi Geografi

Pemetaan daerah kerawanan banjir ini bertujuan untuk mengidentifikasi daerah mana saja yang rawan untuk terjadinya bencana banjir, sehingga daerah tersebut dapat dianalisis untuk melakukan pencegahan serta penanganan banjir. Bencana banjir di tahun 2016 Kecamatan Muncar merupakan yang paling parah, dengan ketinggian berkisar antara 40-100 cm.

Penelitian ini dilakukan untuk analisis kerentanan banjir di DAS Komis yang secara adminstratif berada di Kabupaten Banyuwangi. Alat yang digunakan antara lain: data curah hujan dari BMKG kelas III tahun 2014 – 2018 dari tiga pos hujan, peta RBI, peta geologi Jawa Timur, peta penggunaan lahan dari citra landsat TM+7, peta kemiringan lereng. Data didapat dengan melakukan ground truth (cek lapangan) di lokasi DAS Komis dan menganalisis peta dan faktor-faktor penyebab banjir, analisa dalam penelitian ini berupa pemberian skoring, pembobotan, atribut dan keruangan.

Dari peta kerawanan banjir didapat bahwa Daerah Aliran Sungai (DAS) Komis terdiri dari lima kelas kerawanan banjir yaitu: kelas sangat rendah (2066.21), rendah (7955.59), sedang (3249.88), rawan (12924.32), sangat rawan (2747.42). Pada setiap bagian/segmen banyak yang termasuk kelas sangat rawan adalah bagian hilir dengan luas 2747.42 Ha. Bagian hulu yang berada di Kecamatan Sempu merupakan bagian yang memiliki kelas sangat aman dengan luas 2066.21 Ha. Hal ini dikarnakan daerah ini merupakan daerah dengan penggunaan lahan yang didominasi oleh perkebunan dan juga ladang, dimana penggunaaan lahan perkebunan dan ladang mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam mencegah bencana banjir. Kecamatan yang memiliki luas kelas kerawanan bencana banjir sangat rawan yang paling tinggi adalah Kecamatan Muncar dengan luas 2747.42 Ha yang merupakan hilir dari DAS Komis Kabupaten Banyuwangi ini.