SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK (LKPD) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS X IPS SMA DIPONEGORO TUMPANG

Wahyu Tri Lestari

Abstrak


Model PBL berbantuan LKPD merupakan model pembelajaran yang dalam pembelajarannya diberikan suatu permasalahan untuk dipecahkan. Model ini melibatkan peserta didik aktif dalam pembelajaran karena peserta didik dituntut untuk memecahkan permasalahan yang diberikan oleh guru. Model PBL berbantuan LKPD merupakan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan guru hanya sebagai fasilitator. Model ini memiliki beberapa tahapan, yakni:

(1) orientasi peserta didik pada masalah,

(2) mengorganisasikan peserta didik untuk belajar,

(3) membimbing penyelidikan individu maupun kelompok

(4) mengembangkan dan menyajikan hasil karya dan

(5) menganalisis atau mengevaluasi proses pemecahan masalah.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:

1) pengaruh model PBL berbantuan LKPD terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik, dan

2) pengaruh model PBL berbantuan LKPD terhadap kemampuan berpikir kritis ditinjau dari motivasi belajar peserta didik.

Metode penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen kuasi dengan desain posttest only control group. Subjek penelitian ini berjumlah 52 peserta didik dengan rincian yaitu, X IPS 3 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah peserta didik 26 dan X IPS 4 sebagai kelas kontrol dengan jumlah peserta didik 26. Instrumen yang digunakan berupa soal esai tes kemampuan berpikir kritis dan angket motivasi belajar. Teknik analisis data menggunakan Uji-t dan Uji-F.

 

Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh positif dan signifikan model PBL berbantuan LKPD terhadap kemampuan berpikir kritis ditinjau dari motivasi belajar. Rata-rata hasil kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen lebih tinggi yaitu 76,96 daripada kelas kontrol yaitu 68,96. Pada perhitungan uji-F yang dilakukan, diperoleh Sig.(2-tailed) 0,049 ≤ 0,05, maka dapat disimpulakan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model PBL berbantuan LKPD terhadap kemampuan berpikir kritis ditinjau dari motivasi belajar peserta didik kelas X IPS SMA Diponegoro Tumpang. Keberhasilan model PBL berbantuan LKPD dalam mempengaruhi kemampuan berpikir kritis  tidak lepas dari langkah-langkah dan kelebihan model tersebut. Selain itu, motivasi belajar juga terbukti mempengaruhi kemampuan berpikir kritis. Motivasi belajar dapat mendorong kemauan peserta didik untuk belajar, sehingga juga menumbuhkan kemampuan berpikir kritisnya.