SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dalam Perspektif Gaya Belajar Siswa Kelas X IPS MAN Kota Batu

Masyhuda Ana Qoriah

Abstrak


RINGKASAN

Masyhuda, Ana Qoriah. 2019. Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dalam Perspektif Gaya Belajar Siswa Kelas X IPS MAN Kota Batu. Skripsi, Program Studi Pendidikan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Budi Handoyo, M.Si, (II) D Dr. Satti Wagistina, S.P, M.Si

Kata Kunci: Model Problem Based Learning, Kemampuan Berpikir Kritis, Gaya Belajar

Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) merupakan  pembelajaran yang menggunakan permasalahan kontekstual sebagai titik pangkalnya. Model ini merupakan pembelajaran yang berpusat pada siswa, sehingga siswa dituntut untuk memecahkan sebuah permasalahan yang dihadapinya, melalui proses pemecahan masalah. siswa dapat membangun kemampuan berpikir kritisnya. Selain itu, gaya belajar juga mempengaruhi keberhasilan pembelajaran, dengan mengetahui gaya belajar siswa membantu guru memudahkan untuk menyampaikan materi. Dengan demikian, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model PBL terhadap kemampuan berpikir kritis dalam perspektif gaya belajar siswa kelas X IPS MAN Kota Batu.

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen) yang termasuk dalam penelitian kuantitatif. Rancangan penelitian ini menggunakan posttest-only control group design. Subjek penelitian ini berjumlah 66 siswa dengan rincian yaitu X IPS 3 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 33 dan X IPS 4 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 33. Teknik  pengumpulan data kemampuan berpikir kritis menggunakan tes kemampuan berpikir kritis yang terdiri dari 10 soal pilihan ganda dan 6 soal essay. Adapun teknik pengumpulan data  gaya belajar siswa menggunakan angket gaya belajar yang berjumlah 30 soal. Teknik Analisis data pada penelitian ini menggunakan  bantuan program SPSS 16.0 for Windows. Pengujian hipotesis didasarkan pada hasil perhitungan Uji-t dan Uji Two Way Annova dengan taraf signifikasi 0,05.

Hasil pengujian hipotesis pertama dengan metode uji-t menunjukkan nilai signifikan 0,151 atau < 0,05, dan nilai rata-rata posttest kelas Eksperimen mendapatkan nilai rata-rata yang lebih tinggi dibanding kelas Kontrol. Maka dapat disimpulkan bahwa model PBL berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis  pada siswa kelas X IPS MAN Kota Batu. Indikator berpikir kritis yang paling dominan dikuasai siswa kelas X IPS MAN Kota Batu adalah memberikan solusi. Hal ini diketahui dari hasil akumulasi skor posttest kemampuan berpikir kritis pada masing-masing indikator. Adapun hasil pengujian hipotesis kedua dengan metode uji Two Way Annova menunjukkan mendapatkan hasil 0,151 atau ≥ 0,05 yang berarti bahwa nilai tidak signifikan, namun kelas eksperimen dengan gaya belajar memiliki nilai rata-rata yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol dengan gaya belajar maka dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning dalam perspektif gaya belajar berpengaruh tidak signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas X IPS MAN Kota Batu. Pada hipotesis ini ditemukan bahwa pada kelas eksperimen siswa dengan gaya belajar kinestetik mendapat nilai kemampuan berpikir kritis paling tinggi dibandingkan gaya belajar yang lain.