SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Persepsi dan Hambatan Siswa SMA Negeri di Kota Malang terhadap Penerapan Sistem Kredit Semester (SKS) pada Mata Pelajaran Geografi

Arifiana Atia

Abstrak


RINGKASAN

Arifiana, Atia. 2019. Persepsi dan Hambatan Siswa SMA Negeri Di Kota Malang terhadap Penerapan Sistem Kredit Semester (SKS) pada Mata Pelajaran Geografi. Skripsi. Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Hadi Soekamto, S.H., M.Pd, M.Si, (2) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M.Si

Kata Kunci: Persepsi, Hambatan, Sistem Kredit Semester (SKS)

Sistem Kredit Semester (SKS) masih menjadi hal baru bagi siswa. SKS baru diterapkan secara menyeluruh sejak tahun ajaran 2015/2016. SKS merupakan program pendidikan yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar sesuai dengan kemampuan dan kecepatannya. Penerapan program baru ini tentunya memunculkan berbagai kesenjangan bagi guru maupun siswa. Melalui upaya-upaya yang tepat diharapkan kesenjangan tersebut dapat segera diketahui sehingga dapat diminimalisir dengan baik. Persepsi siswa dapat menjadi salah satu alat untuk mengetahui tingkat keberhasilan program SKS. Hal ini karena persepsi setiap orang berbeda-beda tergantung respon tersebut positif maupun negatif. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peersepsi dan hambatan siswa SMA Negeri di Kota Malang terhadap penerapan Sistem Kredit Semester (SKS) pada mata pelajaran geografi.

Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian kuantitatif yaitu penelitian yang mencari informasi tentang suatu gejala dan merumuskan dengan jelas tujuan yang akan dicapai. Penelitian ini tidak memberikan perlakuan khusus pada objek penelitian sehingga seluruh kegiatan atau peristiwa berjalan apa adanya. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri di Kota Malang yang menempuh mata pelajaran geografi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket. Teknik ini dilakukan dengan cara memberi seperangkat pernyataan kepada siswa sebagai responden untuk diberi jawaban. Pernyataan yang harus dijawab oleh siswa berjumlah 26 butir. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi beberapa langkah yaitu penyekoran, tabulasi, kemudian dilakukan kualifikasi. Penyekoran pada penelitian ini menggunkan skala Likert dengan modifikasi untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang mengenai fenomena tertentu.

Hasil dalam penelitian ini meliputi persepsi dan hambatan siswa terhadap penerapan SKS. Persepsi siswa terhadap penerapan SKS terdapat tiga subvariabel yaitu persepsi siswa terhadap sistem pengelolaan (56,5%) positif, persepsi siswa terhadap sistem pembelajaran (64%) netral, dan persepsi siswa terhadap sistem penilaian (59,8%) positif. Sedangkan untuk hambatan yaitu (71,5%) siswa mengalami hambatan dalam mengikuti pembelajaran dan (71,5%) siswa mengalami hambatan dalam mengikuti penilaian. Dengan demikian, persepsi siswa tergolong netral hingga positif dan siswa mengalami hambatan terhadap penerapan SKS.

 

SUMMARY

Arifiana, Atia. 2019. The Perception and Inhibitions of the Students in State Senior High Schools (SMA) in Malang towards the Implementation of Semester Credit System (SKS) in the Subject of Geography. Thesis. Geography Major Faculty of Social Science Universitas Negeri Malang. Advisors: (1) Drs. Hadi Soekamto, S.H., M.Pd, M.Si, (2) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M.Si

Keywords: Perception, Inhibition, Semester Credit System (SKS)

The Credit Semester system (SKS) is still a new thing for students. SKS have been applied thoroughly since the 2015/2016 school year. SKS is an educational program that gives students the opportunity to learn according to their abilities and speed. The implementation of this new program certainly raises various gaps for both teachers and students. Through appropriate efforts, the gap can be immediately known so that it can be minimized properly. The perception of students can be one of the tools to know the success rate of the SKS program. This is because everyone's perception differs depending on the response, both positive and negative. Thus, the study aims to determine the perception and inhibitions felt by the students of state high schools in Malang regarding the application of Semester credit System (SKS) on the subject of Geography.

This research is a type of quantitative descriptive research. Quantitative research is a study that seeks information about a symptom and clearly formulates the objectives to be achieved. This research does not provide any special treatment on the research object so that all activities or events run as is. The subject of this study is all the students of SMA Negeri in Malang which take geography subjects. The technique of collecting data on this research using poll. This technique is done by giving a set of statements to students as respondents for answers. The statement to be answered by students is 26 items. The data analysis techniques in this study covered several steps, namely the scoring, tabulation, and then the qualification. The process of scoring on this study uses the Likert scale with modifications to measure a person's attitudes, opinions and perceptions of a particular phenomenon.

The results in this study include the student's perception and barriers to the application of SKS. Students ' perception of SKS has three sub-variables, namely students perception of the management system is (56.5%) positive, students perception of the learning system is (64%) neutral, and students perception of the scoring system is (59.8%) positive. As for the inhibition, (71.5%) students experience obstacles in taking out learning and (71.5%) Students experiencing obstacles to taking out assessments. Thus, students perception can be deemed as neutral to positive, and the students are experiencing inhibitions to the implementation of SKS.