SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Mememcahkan Masalah Geografi ditinjau dari Gaya Belajar Siswa

Sari Anastasia Regina Oktivira

Abstrak


RINGKASAN

Sari, Anastasia Regina Oktavira. 2019. Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Mememcahkan Masalah Geografi ditinjau dari Gaya Belajar Siswa. Skripsi. Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Hadi Soekamto, S.H, M.Pd, M.Si, (II) Drs. Hendri Purwito, M.Si

Kata Kunci : Model Problem Based Learning, Kemampuan Memecahkan Masalah, Gaya Belajar Siswa

Kemampuan memecahkan masalah geografi merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki siswa. Kemampuan tersebut dapat dikembangkan melalui model pembelajaran yang tepat, salah satunya yaitu model Problem Based Learning. Pada model Problem Based Learning terdapat tahapan-tahapan yang dapat mengembangkan kemampuan memecahkan masalah. Tahapan tersebut terdiri dari

1) orientasi siswa pada masalah,

2) mengorganisasikan siswa untuk belajar,

3) membimbing penyelidikan kelompok,

4) mengembangkan dan menyajikan hasil karya, dan

5) mengevaluasi proses pemecahan masalah. Gaya belajar dipilih sebagai variabel moderator dalam penelitian ini. Gaya belajar merupakan karakteristik masing-masing siswa untuk memperoleh, mengingat, dan mengolah informasi dalam kegiatan pembelajaran aktif.

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan memecahkan masalah geografi ditinjau dari gaya belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Batu. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan desai post test only control group. Penelitian ini dilakukan pada dua kelas yaitu kelas XI IPS 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPS 3 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa soal esai kemampuan memecahkan masalah geografi dan angket gaya belajar siswa. Teknik analisis data menggunakan Uji-t dan Uji-F (Analysis of Variance).

Hasil penelitian diperoleh bahwa

(1) model Problem Based Learning berpengaruh terhadap kemampuan memecahkan masalah geografi,

(2) model Problem Based Learning tidak berpengaruh terhadap kemampuan memecahkan masalah geografi ditinjau dari gaya belajar siswa. Dari hasil temuan pertama, analisis dilakukan terhadap kemampuan memecahkan masalah diketahui bahwa nilai probabilitas sebesar 0.004 < 0.05 dengan rerata nilai kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol. Hasil analisis yang dilakukan pada temuan kedua diketahui bahwa nilai probabilitas adalah 0.994 > 0.05 dengan rerata nilai kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol.

Saran yang diajukan dalam penelitian ini yaitu:

(1) bagi guru disarankan untuk dapat menerapkan model Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah geografi,

(2) bagi sekolah disarankan untuk dapat meningkatkan fasilitas pendidikan agar kegiatan pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning,

(3) bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat memaksimalkan tahapan dari model Problem Based Learning dan dapat menggunakan variabel terikat maupun moderat yang berbeda