SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Discovery Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Analitis Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 2 Sidoarjo

Putra Adrianto Pahlawan

Abstrak


ABSTRAK

Putra, Adrianto Pahlawan. 2018. Penerapan Model Discovery Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Analitis Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 2 Sidoarjo. Skripsi. Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Ardyanto Tanjung, S.Pd, M.Pd. (2) Drs. Marhadi Slamet Kistiyanto, M.Si

Kata Kunci : Model Discovery Learning, Kemampuan Berpikir Analitis

Berpikir analitis mendorong siswa untuk memilih suatu materi pebelajaran dan kemudian mencari keterkaitan dari permasalahan yang ada, dan  peserta didik untuk memecahkan masalah secara pribadi. Pembelajaran seharusnya dimulai dari menggali permasalahan atau menyampaikan permasalahan yang selama proses pembelajaran peserta didik diajak untuk menggunakan kemampuan berpikir tingkat tinggi seperti kemampuan berpikir kritis, analitis,  kreatif, dan tidak hanya menggunakan kemampuan tingkat rendah seperti ingatan atau menghafal saja. Namun kemampuan berpikir analitis masih sangat rendah, hal tersebut dibuktikan dengan hasil observasi oleh peneliti seperti rata-rata nilai kemampuan berpikir analitis yakni 63,18 dari kelas XI IPS1-XI IPS 4. Rata-rata nilai kemampuan berpikir analitis dari kelas XI IPS 1-XI IPS 4 yang paling rendah yakni XI IPS 3 dengan rata-rata 43,18. Hal ini disebabkan karena kesulitan dengan soal ranah analisis (C4) karena seringnya mendapat soal dengan ranah pemahaman (C2) sehingga mereka diharuskan menghafal suatu materi

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir analitis siswad engan model discovery learning di Kelas XI IPS 3 SMA Negeri 2 Sidoarjo. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiridari 2 Siklus penerapan model pembelajaran. Pada setiap siklus terdiri dari 4 tahapanan yakni perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, danrefleksi. Subyek penelitian ini yakni kelas XI IPS 3 SMA Negeri 2 Sidoarjo yang berjumlah 36 Siswa. Penelitian ini menggunakan instrument berupa 5 soal essay untuk pengukuran kemampuan berpikir analitis siswa dan diberikan pada akhir siklus. Analisis hasil kemampuan berpikir analitis siswa dengan cara membandingkan nilai rata-rata siklus I dan siklus II

Hasil penelitian menunjukkan bahwa model discovery learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir analitis siswa kelas XI IPS SMA Negeri 2 Sidoarjo pada pra tindakan yakni 43,18, kemudian siklus I nilai rata-rata meningkat menjadi 66,2 dan siklus II adalah 79,57. Presentase peningkatan dari pra tindakan ke siklus I sebesar 53,31%, dan siklus I ke siklus II nilai rata-rata meningkat menjadi 20,19%. Saran bagi guru harusnya memperbaiki model pembelajaran yang telah dilakukan sehingga mampu membuat siswa mengembangkan kemampuan berpikir analitis. Saran bagi guru harusnya memperbaiki model pembelajaran yang telah dilakukan sehingga mampu meningkatkan kemampuan berpikir analitis siswa secara efektif dan efisien.

 

ABSTRACT

Putra, Adrianto Pahlawan. 2018.The Application Of Discovery Learning Model To Improve Student’s Analytical Thinking Ability Of Class XI Social Science Student Of Senior High School 2 Sidoarjo.Thesis. Geography Education. Faculty Of Social Science. Malang State University. Advisors: (1) Ardyanto Tanjung, S.Pd, M.Pd. (2) Drs. Marhadi Slamet Kistiyanto, M.Si

Keywords: Discovery Learning Model, Analytical Thinking Skills

Analytical thinking encourages students to choose a learning material and then seeks to link the existing problems, and learners to solve problems personally. Learning should start from exploring problems or conveying problems that during the learning process students are invited to use higher-order thinking skills such as the ability to think critically, analytically, creatively, and not only use low-level abilities such as memory or memorization. However, analytical thinking ability is still very low, this is evidenced by the observations by researchers such as the average value of analytical thinking ability that is 63.18 from class XI Social Science 1-XI Social Science 4.The average value of analytical thinking ability from class XI Social Science 1-XI Social Science 4 is the lowest, namely XI Social Science 3 with an average of 43.18. This is due to difficulties with the realm of analysis (C4) because it often gets problems with the realm of understanding (C2) so they are required to memorize a material.

This study aims to improve students' analytical thinking skills with discovery learning models in class XI Social Science 3 of Senior High School 2Sidoarjo. This research is a type of classroom action research (CAR) which consists of 2 cycles of the application of learning models. Each cycle consists of 4 stages, namely planning, implementing, observing, and reflecting. The subjects of this study were class XI Social Science 3 of Senior High School 2 Sidoarjo which amounted to 36 students. This study uses an instrument in the form of 4 essay questions for measuring students' analytical thinking abilities and given at the end of the cycle. Analysis of the results of students' analytical thinking ability by comparing the average values of cycle I and cycle II.

 

The results showed that the discovery learning model can improve the ability to think analytically in class XI Social Science students of Senior HighSchool 2 Sidoarjo in pre-action is 43,18, and then cycle I the average value increases to 66.2 and cycle II is 79,57. Precentage of pre-action increase to cycle I was 53,31% and cycle I to cycle II was 20,19%. Suggestions for teachers should improve the learning model that has been done so as to be able to improve student ability to think analytically effectively and efficiently.