SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

. Persespsi Pengunjung terhadap Taman Kota Berkonsep Taman Keluarga di Kota Malang

Akbar Mohammad Alfiqri

Abstrak


RINGKASAN

Akbar, Mohammad Alfiqri. 2019. Persespsi Pengunjung terhadap Taman Kota Berkonsep Taman Keluarga di Kota Malang. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Drs. I Komang Astina, M.S, Ph.D., (II) Ardyanto Tanjung, S.Pd, M.Pd.

 

Kata Kunci : Taman Kota, Persepsi, Pengunjung

Taman kota merupakan salah satu ruang hijau yang berada di setiap wilayah kota. Fungsi taman kota tidak hanya menjadi ruang terbuka hijau tapi juga sebagai ruang untuk interaksi masyarakat. Salah satunya adalah taman kota juga bisa berfungsi sebagai tempat wisata. Kota Malang memiliki taman yang cukup banyak, khususnya untuk keluarga. Taman konsep keluarga merupakan taman yang disediakan dan fasilitasnya untuk semua umur. Ada beberapa di kota Malang, seperti Alun – Alun Merdeka, taman Merbabu, taman Singha Merjosari dan taman Trunojoyo. Fasilitas yang rusak menjadi buruknya perawatan taman kota. Dijumpai di beberapa taman seperti kursi rusak di Alun – Alun Merdeka dan fasilitas kebugaran rusak dan belum diperbaiki di taman Merbabu. Persepsi akan menjawab, bagaimana respon pengunjung terhadap taman kota bukan dari fasilitasnya tapi dari kenyamanan, lokasi, serta seberapa sering pengunung dating ke taman.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pengunjung di taman kota, terutama pada taman yang memiliki konsep keluarga. Taman yang memiliki konsep taman keluarga dapat dinikmati oleh semua umur atau semua orang bisa menikmatinya. Persepsi dibagi menjadi tiga variable yaitu kognisi, afeksi, dan konasi. Tiga variable tersebut untuk mengetahui pengetahuan, perasaan dan tindakan responden terhadap taman tersebut. Ciri khas dari penelitian ini adalah data dikumpulkan dari responden dengan menggunakan kuesioner.  Lokasi yang dipilih ada tiga taman kota yaitu taman Alun-Alun Merdeka, taman Singha Merjosari, dan taman Merbabu. Proses analisis data dimulai dengan menelaah seluruh data yang diperoleh baik melalui hasil kuesioner dan bantuan wawancara. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Deskriptif Persentase. Deskriptif persentase ini diolah dengan cara frekuensi dibagi dengan jumlah responden dikali 100 persen.

 

Hasil penelitian menunjukkan taman Alun-Alun Merdeka lebih dikenal dari pada taman Merbabu dan taman Singha Mejosari. Pengunjung di taman Alun- Alun Merdeka tidak hanya dari Kota Malang sendiri tapi dari luar kota Malang. Sedangkan kedua taman lainnya rata –rata pengunjung dari sekitar wilayah taman tersebut berada.  Pada penilaian kognisi yaitu pengetahuan pengunjung tentang taman kota, Alun-Alun Medeka lebih dikenal dan letaknya tepat dipusat kota Malang. Kedua taman yaitu taman Merbabu dan Taman Singha Merjosari cukup dikenal namun hanya sebagian besar warga kota malang saja. Penilaian afeksi yaitu perasaan atau kebutuhan pengunjung terhadap taman kota rata – rata semua taman sudah memiliki fasilitas yang cukup lengkap terutama untuk kebutuhan fasilitas untuk segala umur. Fasilitas tersebut diantaranya tempat bermain untuk anak. Penilaian konasi yaitu tindakan pengunjung terhadap taman kota, pada Alun-Alun Merdeka pengunjung cukup sering berkunjung karena letak strategis banyak tempat seperti pasar atau mall disekitar taman. Taman Merbabu sering dikunjungi oleh pengunjung yang berasal dari sekitar taman, sama halnya dengan taman Singha Merjosari.