SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Remitensi,Pemanfaatan remitensi dan kondisi ekonomi keluarga TKW di Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar

PRASETYO ARI WIDODO

Abstrak


ABSTRAK

Widodo,  Prasetyo Ari. 2010. Remitensi,Pemanfaatan remitensi dan kondisi ekonomi keluarga TKW di Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing I Drs. Budijanto, M.Si., II Drs. Mustofa.

Kata kunci: Remitensi, Tenaga Kerja Wanita.

Di daerah penelitian dua dasawarsa yang lalu sebagian besar penduduk bekerja sebagai petani dengan kharakteristik: luas kepemilikan lahan yang sempit, rendahnya penghasilan, keinginan memperbaiki kondisi sosial ekonomi, serta sempitnya lapangan pekerjaan, namun kondisi sepuluh tahun terakhir ini sungguh berbeda, di daerah penelitian semakin bermunculan berbagai jenis variasi kegiatan ekonomi, semakin berkembangnya sarana transportasi dan juga banyak rumah penduduk yang berkesan mewah. Berdasarkan pada uraian latar belakang tersebut maka perlu dilakukan penelitian berjudul Remitensi,Pemanfaatan remitensi dan kondisi ekonomi keluarga TKW di Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar remiten yang diterima oleh keluarga TKW di daerah asal, pemanfaatan remitensi oleh rumah tangga TKW di daerah asal, serta kondisi ekonomi keluarga TKW di Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar. 

Populasi dalam penelitian ini adalah penduduk yang salah satu anggota keluargannya melakukan migrasi internasional dan menjadi TKWdi luar negeri. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan pedoman wawancara. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan tabulasi.

Hasil penelitian ini menunjukkan TKW yang bekerja di luar negeri, mengirimkan remitensi sebesar 2–2,5 juta Pemanfaatan remitensi oleh keluarga TKW tertinggi digunakan untuk membangun rumah, selain itu juga dipergunakan untuk membayar hutang, modal usaha, ditabung, biaya pendidikan anak, dan konsumsi. Dan kondisi ekonomi keluarga TKW mengalami perubahan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan agar besarnya jumlah remitensi yang dikirimkan ke daerah asal hendaknya bukan diperuntukkan untuk keperluan konsumsif saja, tetapi keluarga TKW perlu diberdayakan agar mau dan mampu untuk memggunakan remitensi  sebagai modal usaha.