SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

DAMPAK PENERAPAN PROGRAM SISTEM KREDIT SEMESTER (SKS) TERHADAP MOTIVASI KERJA GURU GEOGRAFI DI SMA NEGERI SE-MALANG (KOTA DAN KABUPATEN)

MONICHA DESY RIASARI

Abstrak


Kata Kunci: Sistem Kredit Semester (SKS), Motivasi Kerja Guru

Sistem Kredit Semester (SKS) merupakan sistem pembelajaran yang membebaskan peserta didik untuk memilih beban belajar sesuai dengan bakat, minat dan kemampuan atau kecepatan pada setiap semester. Sistem Kredit Semester (SKS) bukan hal baru dalam sistem pendidikan. SKS pernah diterapkan di lembaga pendidikan SMA seperti halnya di Perguruan Tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan Program SKS di SMA Negeri se-Malang (Kota dan Kabupaten) dan mengetahui bagaimana dampak penerapan program SKS terhadap motivasi kerja guru geografi di SMA Negeri seMalang (Kota dan Kabupaten). Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Sampel penelitian ini berjumlah 14 sekolah yang menerapkan program SKS di SMA Negeri se-Malang (Kota dan Kabupaten). Instrumen yang digunakan berupa kuesioner tertutup. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif persentase dan tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program SKS di SMA Negeri se-Malang (Kota dan Kabupaten) dinyatakan sangat baik, sedangkan motivasi kerja guru dinyatakan tinggi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pelaksanaan program SKS di SMA Negeri se- Malang (Kota dan Kabupaten) dinyatakan sangat baik dengan nilai persentase 93%, hal tersebut karena pengawas dan LPMP (Lembaga Pengawas Mutu Pendidikan) sering berkunjung di sekolah untuk melakukan monitoring/mengevaluasi dan melaksanakan supervisi pencapaian standar mutu pada penerapan program SKS, sedangkan dampak penerapan program SKS terhadap motivasi kerja guru geografi menjadi tinggi di SMA Negeri se-Malang dengan nilai persentase 90%, hal tersebut karena dapat dilihat dari beban berat yang harus dipikul oleh guru dalam menerapkan program SKS maka diberikan pelatihan/workshop, dan sadar akan tuntutan sebagai pendidik serta tetap menanamkan pada diri sendiri untuk mempertahankan semangat/motivasi kerja yang tinggi dalam penerapan program SKS. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan program SKS di SMA Negeri se-Malang (Kota dan Kabupaten) dinyatakan sangat baik dan penerapan program SKS yang sangat baik akan berdampak terhadap motivasi kerja guru geografi menjadi tinggi di SMA Negeri se-Malang (Kota dan Kabupaten). Saran penelitian ini sebaiknya meningkatkan pengawasan, pemantauan, mengevaluasi pelaksanaan program SKS di SMA Negeri se-Malang (Kota dan Kabupaten) agar menjadi lebih baik serta guru tetap mempertahankan semangat/motivasi kerja yang selalu tinggi meskipun sekolah sudah memberikan upaya untuk meningkatkan motivasi kerja dengan pelatihan atau kegiatan pada setiap semester.