SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Pembelajaran Science Environment Technology and Society (SETS) berbasis Teknologi Geospasial Terhadap Kemampuan Memecahkan Masalah Peserta Didik MAN Kota Batu dalam Pembelajaran Geografi.

Saprowi Ahmat

Abstrak


RINGKASAN

Saprowi, Ahmat. 2018. Pengaruh Model Pembelajaran Science Environment Technology and Society (SETS) berbasis Teknologi Geospasial Terhadap Kemampuan Memecahkan Masalah Peserta Didik MAN Kota Batu dalam Pembelajaran Geografi. Skripsi. Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Sumarmi, M.Pd, (II) Purwanto, S.Pd., M.Si.

 

Kata Kunci: model pembelajaran SETS, teknologi geospasial, kemampuan memecahkan masalah.

Geografi memiliki keunggulan yaitu,

1) mengembangkan sikap melindungi dan tanggung jawab terhadap kualitas lingkungan, dan

2) teknologi geospasial Geografi mendukung pendekatan multidisiplin untuk menyelidiki isu lingkungan saat ini. Keunggulan tersebut didukung oleh kurikulum 2013 dengan pendekatan saintifik dalam kegiatan pembelajarannya. Sayangnya, pembelajaran Geografi di kelas saat ini masih menggunakan metode ceramah, sehingga keunggulan Geografi belum optimal. Untuk mengoptimalkan keunggulan tersebut diperlukan model pembelajaran yang memfasilitasi peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang dapat meningkatkan kemampuan memecahkan permasalahan lingkungan. Adapun model pembelajaran yang memberikan fasilitas tersebut ialah Science, Environment, Technology, and Society (SETS) berbasis teknologi geospasial. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh model pembelajaran SETS berbasis teknologi geospasial terhadap kemampuan memecahkan masalah peserta didik kelas X MAN Kota Batu.

Penelitian ini dirancang menggunakan eksperimen semu dengan posttest only control group design. Subyek penelitian ini adalah kelas X IPS 2 sebagai kelas eksperimen dan X IPS 3 sebagai kelas kontrol. Data yang diperoleh dari penelitian ini adalah data kemampuan memecahkan masalah peserta didik. Instrumen penelitian ini terdiri dari 6 soal uraian yang telah divalidasi menggunakan validasi isi. Analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan independent sample t-test dengan bantuan SPSS 16.00 for windows.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai probabilitas (sig. 2-tailed) yaitu 0,004 < 0.05 dan rata-rata (mean) kelas eksperimen (73,91), hasil tersebut lebih tinggi daripada kelas kontrol (65,50). Hasil uji hipotesis dapat disimpulkan H0 ditolak yang berarti terdapat pengaruh model pembelajaran SETS berbasis teknologi geospasial terhadap kemampuan memecahkan masalah geografi peserta didik kelas X MAN Kota Batu.

Berdasarkan temuan penelitian, saran bagi guru, model SETS berbasis teknologi geospasial dapat digunakan oleh guru dalam pembelajaran, dikarena model ini memiliki keunggulan 1) teknologi geospasial yang membantu analis pemecahan masalah dan,

2) dapat mengembangkan literasi teknologi peserta didik. Saran bagi peneliti lanjut,

1) perancangan perencanan pembelajaran model ini harus dilakukan beberapa bulan sebelum penelitian,

2) memastikan dukungan ketersediaan dan spesifikasi sarana komputer untuk teknologi geospasial, dan

3) perlu diketahui dahulu kemampuan peserta didik dalam mengoperasikan teknologi geospasial.

 

SUMMARY

Saprowi, Ahmat. 2018. The Effect of Science Environment Technology and Society (SETS) based Geospatial Technology Learning Model to Students’ Solving Problems Ability in MAN Kota Batu of Geography Learning. Thesis. Department of Geography, Faculty of Social Sciences, State University of Malang. Advisors: (I) Prof. Dr. Sumarmi, M.Pd, (II) Purwanto, S.Pd., M.Si.

 

Keywords: SETS learning model, geospatial technology, problem solving skills.

Geography has advantages,

1) developing a protective and responsible attitude towards environmental quality, and

2) geospatial technology Geography supports a multidisciplinary approach to investigating current environmental issues. This advantage is supported by the 2013 curriculum with a scientific approach to learning activities. Unfortunately, the learning of Geography in the classroom is currently still using the lecture method, so the advantages of Geography are not optimal. To optimize these advantages, a learning model is needed that facilitates students to gain learning experiences that can improve their ability to solve environmental problems. The learning model that provides these facilities is Science, Environment, Technology, and Society (SETS) based on geospatial technology. The purpose of this study was to determine the effect of Science Environment Technology and Society (SETS) based Geospatial Technology Learning Model to Students Solving Problems Ability in MAN Kota Batu on Geography Learning.

This study was designed using quasi-experimental with post-test only control groups design. The subjects of this study are students of X IPS 2 as the experimental group and students of X IPS 3 as the control group. The data obtained from this study is data on students' problem solving abilities. The instrument of this study consists of 6 essay questions that have been validated using content validation. Analysis of the data used was by using an independent sample t-test with the help of SPSS 16.00 for windows.

The results showed that the probability value (sig. 2-tailed) was 0.004