SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kecakapan Hidup (Life Skill) dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Geografi Kelas XI IPS-2 MAN Sumenep

siti nurhasanah

Abstrak


ABSTRAK
Nurhasanah, Siti. 2010. Penerapan Pembelajaran Problem Based Learning untuk
Meningkatkan Kecakapan Hidup (Life Skill) dan Hasil Belajar Siswa pada
Mata Pelajaran Geografi Kelas XI IPS-2 MAN  Sumenep. Skripsi, Jurusan
Geografi, Program Studi Pendidikan Geografi FIS Universitas Negeri
Malang. Pembimbing: (I) Dr. Achmad Amirudin, M.Pd, (II) Drs. Dwiyono
Hari Utomo, M.Pd, M.Si.
 
Kata Kunci: problem based learning, kecakapan hidup (life skill), hasil belajar.
 
Berdasarkan observasi awal yang dilakukan pada tanggal 9 Desember
2009 di kelas XI-IPS 2 MAN Sumenep diketahui bahwa sebagian besar proses
pembelajaran masih didominasi guru dan siswa cenderung pasif. Metode pembe-
lajaran yang sering digunakan oleh guru adalah metode ceramah, diskusi dan lati-
han soal. Siswa masih kesulitan dalam mengemukakan pertanyaan, pendapat,
mengolah informasi, mengambil keputusan, memecahkan masalah dan bekerjasa-
ma dalam kelompok, yang berarti kecakapan hidup siswa masih sangat rendah.
Selain itu, hasil belajar yang dicapai siswa juga masih banyak  yang belum  memenuhi
SKM yaitu 75, ketuntasan klasikalnya pun  hanya 32,56% dan masih jauh dari KKM
yang ditentukan sekolah yaitu 85%.
   Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action
research) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan kecakapan hidup
(life skill) siswa. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas XI IPS-2 MAN Sumenep
tahun ajaran 2009/2010 yang berjumlah 43 siswa. Penelitian ini dilaksanakan da-
lam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Dalam penelitian
ini data yang diperoleh adalah kecakapan hidup (life skill) dan hasil belajar siswa.
Kecakapan hidup siswa diperoleh berdasarkan lembar observasi sedangkan hasil
belajar siswa diukur berdasarkan hasil tes. Instrumen yang digunakan adalah soal
tes, lembar observasi, catatan lapangan dan dokumentasi. 
      Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa kecakapan hidup dan hasil
belajar siswa meningkat. Rata-rata kecakapan hidup siswa sudah muncul, yakni
pada siklus I mencapai 57,40% dengan taraf keberhasilan cukup dan meningkat
menjadi tinggi pada siklus II dengan persentase sebesar 76,22%. Dari hasil belajar
siswa pada siklus I, ketuntasan klasikal yaitu 61,90% dan meningkat menjadi
88,09% pada siklus II. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran problem
based learning dapat memunculkan kecakapan hidup (life skill) dan meningkatkan
hasil belajar siswa.
 Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka sarannya adalah: 1) Bagi guru
khususnya bidang studi geografi, untuk menjadikan pembelajaran problem based
learning sebagai salah satu pembelajaran alternatif, agar kecakapan hidup dan ha-
sil belajar dapat lebih baik. 2) Dalam menerapkan problem based learning diper-
lukan kreativitas guru yang tinggi terutama dalam menyajikan fenomena sebagai
pemicu masalah sehingga masalah yang disajikan betul-betul dapat merangsang
siswa untuk berfikir dan aktif selama pembelajaran berlangsung. 3) Bagi peneliti
selanjutnya yang berminat menggunakan pembelajaran problem based learning,
agar dapat dikembangkan lebih lanjut pada materi lain dan mata pelajaran lain.