SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

. Pengembangan Infografis Sebagai Media Pembelajaran Vulkanisme di Sekolah Menengah Atas

Muhammad Asyrofi Al Kindy

Abstrak


RINGKASAN

Sebagai salah satu dimensi yang terpengaruh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, adalah pendidikan, yang memerlukan penyesuaian-penyesuaian agar tetap relevan dalam menghadapi tuntutan zaman. Salah satu komponen penting dalam proses pembelajaran di sekolah adalah media pembelajaran. Media juga berperan sebagai perantara interaksi antara siswa dengan materi pembelajaran. Tanpa adanya media, maka proses belajar tidak akan pernah terjadi. Materi vulkanisme dalam pembelajaran geografi di sekolah, ialah sebagai dasar-dasar pendidikan mitigasi bencana. Materi ini mampu mengenalkan siswa terhadap karakteristik dari bencana vulkanik serta kiat-kiat untuk menghidarinya.  Namun  secara ironis, materi vulkanisme yang memiliki peran yang sangat penting tersebut tidak diajarkan dengan baik di dalam kelas.Materi yang banyak dengan alokasi waktu yang sedikit, membuat vulkanisme terkadang diajarkan seadanya, dan cenderung disajikan tanpa menggunakan media yang menarik di mata siswa. Solusi dari permasalahan tersebut adalah pengembangan media infografis vulkanisme. Infografis secara harfiah merupakan akronim dari kata information graphic, yang secara umum diartikan sebagai ringkasan  tampilan data, informasi, dan pengetahuan dalam bentuk visual, yang terwujud dalam bagan, simbol, gambar, dan peta.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan menghasilkan media pembelajaran infografis untuk materi dinamika lithosfer bagian vulkanisme dan mengukur tingkat kelayakan media untuk digunakan sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran geografi. Rancangan penelitian ini adalah pengembangan dengan model ADDIE yang dimodifikasi, yang terdiri atas analisa (analysis), desain (design), pengembangan (development), penerapan (implementation) dan Evaluasi  (Evaluation).  subjek uji coba yang terdiri atas ahli materi, ahli media, dan siswa kelas X IPS (ilmu pengetahuan sosial) MAN 1 Malang (MAN Gondanglegi). Ahli materi dan ahli media berperan sebagai penguji kelayakan produk yang disandarkan pada standarisasi pengembangan produk. Sedangkan, siswa kelas X IPS  merupakan subjek uji coba lapangan

Hasil uji coba siswa menunjukkan media pembelajaran infografis vulkanisme yang dikembangkan oleh peneliti memperoleh skor rata-rata 66.07 dari rata-rata maksimal yakni 80, sedangkan persentase yang diperoleh adalah 82,59 % dan termasuk dalam kriteria sangat valid. Secara keseluruhan siswa merespon positif dan tertarik terhadap media yang dikembangkan  karena dapat membantu siswa dalam memahami materi vulkanisme yang diajarkan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah media infografis mampu membangkitkan motivasi dan  minat siswa, media ini  juga dapat membantu siswa meningkatkan pemahaman terhadap materi yang diajarkan dengan cara menyajikan data secara menyenangkan dan memadatkan informasi.