SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Think-Talk-Write (TTW) Terhadap Hasil Belajar IPS Geografi Pada Kompetensi Dasar Hidrosfer Siswa Kelas VII MTs Surya Buana Malang

Siti Fadhly

Abstrak


ABSTRAK

 

Fadhly, Hasan R. F. S. 2010. Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Think-Talk-Write (TTW) terhadap Hasil Belajar IPS Geografi pada Kompetensi Dasar Hidrosfer Siswa Kelas VII MTs Surya Buana Malang. Skripsi, Jurusan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M. Si., (II) Drs. Hendri Purwito, M. Si

 

Kata kunci:  hasil belajar, model pembelajaran kooperatif TTW

 

Pada umumnya mata pelajaran IPS geografi sering diidentikan dengan pelajaran hafalan. Hal ini dikarenakan pembelajaran IPS geografi selama ini lebih banyak membuat siswa menghafal sebagian besar konsep, tanpa adanya upaya untuk memahami konsep melalui pengalaman belajar lain yang mengakibatkan siswa tidak memahami materi secara mendalam sehingga hasil belajar IPS geografi siswa cenderung rendah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka perlu pemilihan model pembelajaran yang tepat yang memperhatikan karakteristik siswa, materi pelajaran, tujuan materi, dan waktu yang tersedia untuk menyampaikan materi tersebut. Adapun model pembelajaran yang efektif digunakan oleh guru dengan karakteristik yang telah dipaparkan tersebut adalah model pembelajaran kooperatif model Think-Talk-Write (TTW). Model TTW ini terdiri dari tiga tahapan yang dimulai dengan aktivitas berfikir melalui membaca, mengomunikasikan dan menuliskan ide, serta mendiskusikan sesama teman yang diberikan oleh guru dengan seluas-luasnya, sehingga anak dapat membangun pemahaman sendiri sesuai kemampuannya, kemudian belajar mengaktualisasikan pemahamannya dan bersosialisasi dalam bentuk diskusi kelompok, kemudian pada tahap akhir siswa mampu mengomunikasikan idenya dengan menuliskan pemahaman yang dibangunnya dalam bentuk tulisan. Setiap tahapan dalam model ini mampu mengkonstruk kemampuan siswa memahami konsep hidrosfer.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan Model Pembelajaran TTW terhadap hasil belajar IPS Geografi pada Kompetensi Dasar Hidrosfer. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment) yang menggunakan rancangan Pretest-posttest Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dari satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol, siswa kelas VII MTs Surya Buana Malang. Instrumen penelitian berupa tes dengan teknik analisis data menggunakan uji-t dengan SPSS 13.00 for Windows.

Hasil analisis data menunjukkan bahwa hasil belajar IPS Geografi pada Kompetensi Dasar Hidrosfer siswa yang menggunakan Model Pembelajaran TTW   lebih baik daripada siswa yang tidak menggunakan Model Pembelajaran TTW. Dengan demikian dapat dikemukakan bahwa penggunaan Model Pembelajaran TTW berpengaruh pada hasil belajar IPS Geografi siswa.

Saran untuk guru bidang studi IPS Geografi adalah menjadikan Model Pembelajaran TTW sebagai alternatif model pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa dan saran untuk peneliti selanjutnya adalah mengujicobakan Model Pembelajaran TTW yang dikombinasikan dengan media pembelajaran yang variatif pada materi berbeda dan jenjang kelas atau sekolah yang lebih tinggi sehingga diperoleh manfaat yang lebih besar dari Model Pembelajaran TTW.