SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Evaluasi Lingkungan Budidaya Tanaman Hortikultura Di Desa Sumberejo Kecamatan Batu Kota Batu

Rosa Hervina Sovia

Abstrak


ABSTRAK
Rosa, Hervina Sovia. 2009. Evaluasi Lingkungan Budidaya Tanaman
Hortikultura Di Desa Sumberejo Kecamatan Batu Kota Batu. Skripsi,
Jurusan Geografi, Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu
Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs.Dwiyono Hari
Utomo, M. Pd, M. Si. (II) Ir. Juarti, M. P.
Kata Kunci: Pertanian Berwawasan Lingkungan, Tanaman Hortikultura.
Bentuk aktivitas pertanian dalam pengelolaan lahan di Indonesia beragam
sesuai dengan kondisi alam yang dimiliki pada tiap daerah. Dalam jangka
waktu yang lama, petani telah mampu memahami dengan baik dan mendalam
terhadap kondisi dan karakter lahannya. Ketepatan dalam pengolahan tanah
serta penentuan varietas yang cocok merupakan akumulasi pengalaman dan
pembelajaran yang terjadi secara terus menerus. Kondisi lingkungan yang
dinamis dan berbeda di wilayah Desa Sumberejo selanjutnya menimbulkan
pemahaman yang lebih spesifik, sehingga memunculkan sikap petani yang
berwawasan lingkungan dalam menghadapi permasalahan pertanian. Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis lingkungan petani dalam membudidayakan
tanaman hortikultura dan cara bertani yang memenuhi kriteria pertanian yang
berwawasan lingkungan di Desa Sumberejo.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan 69
responden. Sampel responden yang digunakan yaitu petani tanaman hortikultura
yang memiliki lahan dan menggarap sendiri lahan pertaniannya. Teknik yang
digunakan untuk pengumpulan data yaitu: observasi, kuesioner, wawancara,dan
dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik penskoran.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 69 petani tanaman
hortikultura yang terdiri dari 9 Kelompok Tani di Dusun Sumberejo, Dusun
Sumbersari, dan Dusun Santrean memiliki wawasan lingkungan yang berbeda
dalam aktivitas pertaniannya. Kondisi lingkungan mempengaruhi cara bertani
yang diterapkan petani dalam pembudidayaan tanaman. Penyesuaian cara-cara
bertani dengan kondisi lingkungan memberikan wawasan bagi petani dalam
mengembangkan cara-cara bertani dengan tetap menjaga kualitas lingkungan
hidup. Secara keseluruhan, pertanian berwawasan lingkungan yang diterapkan
petani di Desa Sumberejo memiliki skor 4. Dusun Sumbersari melakukan
aktivitas pertanian berwawasan lingkungan yang sangat baik dari petani di Dusun
Santrean dan Dusun Sumberejo.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa cara bertani petani Desa Sumberejo
memiliki beberapa perbedaan, dikarenakan penyesuaian terhadap kondisi
lingkungan yang berpengaruh terhadap cara-cara bertani seperti: penggunaan
alat-alat pertanian, pemupukan, dan jenis tanaman yang dibudidayakan. Pertanian
berwawasan lingkungan masih diterapkan petani diperdesaan dengan tetap
menggunakan pupuk alam dan alat-alat pertanian yang sederhana (seperti
cangkul) masih dipertahankan karena terbukti efektifitasnya digunakan pada
kondisi tanah apapun, sehingga petani tidak hanya mementingkan cara-cara dalam
meningkatkan hasil pertanian tetapi juga menjaga kualitas lingkungan hidup.