SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

ANALISIS BUKU TEKS GEOGRAFI UNTUK SMA/MA KELAS X KURIKULUM 2013 EDISI REVISI KARANGAN GATOT HARMANTO TERBITAN PENERBIT YRAMA WIDYA PADA MATERI PENGETAHUAN DASAR PEMETAAN

Fiqqi Auliya

Abstrak


Abstrak

 

RINGKASAN

 

Auliya, Fiqqi. 2017. Analisis Buku Teks Geografi untuk SMA/MA Kelas X Kurikulum 2013 Edisi Revisi Karangan Gatot Harmanto Terbitan Penerbit Yrama Widya pada Materi Pengetahuan Dasar Pemetaan. Skripsi, Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Ardyanto Tanjung, S.Pd, M.Pd. (II) Drs. Rudi Hartono, M.Si.

 

Kata Kunci: Analisis Buku Teks, Geografi, Materi Pengetahuan Dasar Pemetaan.

 

Buku teks adalah sumber belajar yang penting. Kondisi tersebut membuat pemilihan buku teks untuk bahan ajar harus sesuai dan layak untuk pembelajaran. Buku teks yang layak harus memiliki isi materi yang sesuai dengan kurikulum yang berlaku, konsep dalam materi yang benar, penggunaan bahasa yang baik, dan media yang berfungsi dengan baik. Hasil observasi awal buku teks geografi untuk SMA/MA kelas X Kurikulum 2013 edisi revisi karangan Gatot Harmanto terbitan Penerbit Yrama Widya pada materi Pengetahuan Dasar Pemetaan menunjukkan bahwa terdapat kesalahan-kesalahan. Kondisi tersebut membuat kajian buku teks perlu untuk dilakukan untuk mengetahui kelayakan materi buku teks secara menyeluruh.

Kajian yang dilakukan merupakan penelitian analisis isi dengan menggunakan buku teks sebagai objek penelitian. Kajian tersebut meliputi 4 aspek buku teks, yaitu kesesuaian isi materi dengan Kurikulum 2013, kebenaran konsep, kebenaran penggunaan bahasa, dan fungsi media gambar. Tujuan kajian aspek-aspek tersebut adalah mengetahui kelayakan materi Pengetahuan Dasar Pemetaan untuk digunakan dalam pembelajaran.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum buku tersebut sudah baik dan layak digunakan. Hasil tersebut didapat dari nilai persentase kesesuaian materi dengan kurikulum mencapai 84%, kebenaran penggunaan konsep dalam materi mencapai 79%, kebenaran penggunaan bahasa mencapai 66%, dan gambar yang berfungsi dengan baik sebanyak 70%. Presentase-presentase tersebut menunjukkan keempat aspek tersebut berada pada kategori layak hingga sangat layak pada rentang nilai, sehingga didapatkan hasil kumulatif tingkat kelayakan buku tersebut sebesar 75%.

Meski secara umum buku tersebut layak untuk digunakan, perlu adanya pembenahan kesalahan-kesalahan dalam buku tersebut. Penulis buku harus membenahi kesalahan-kesalahan dalam buku, sehingga buku tersebut ideal untuk digunakan. Guru juga perlu menelaah isi buku dan membenahi kesalahan dalam buku sebelum menggunakan buku tersebut sebagai sumber belajar dan bahan ajar.