SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION (GI) MENURUT ROBERT E. SLAVIN TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI IIS SMAN 1 KEPANJEN KABUPATEN MALANG

Yelin Andi Rakasiwi

Abstrak


ABSTRAK

 

RINGKASAN

 

Rakasiwi, YelinAndi. 2017. Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigation (GI) Menurut Robert E. Slavinterhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI IIS SMAN1 Kepanjen Kabupaten Malang.Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. BudiHandoyoM.Si,(II) Dr. DwiyonoHariUtomoM.Pd, M.Si.

 

Kata Kunci: Model Pembelajaran Group Investigation, Kemampuan Berpikir Kritis

 

Hasil belajar geografi siswa SMA belum menunjukkan kemampuan berpikir kritis tinggi. Hal tersebut dikarenakan kegiatan belajar mengajar geografi belum menunjukkan proses yang mengajak siswa untuk berpikir dan mengeksplorasi serta pembelajaran lebih banyak materi ajar dalam ranah kognitif C1 (pengetahuan), C2 (pemahaman), dan yang paling tinggi hanya pada ranah C3 (penerapan), sedangkan C4 (analisis), C5 (sintesis) dan C6(evaluasi) kurang mendapatkan perhatian. Upaya mengatasi permasalahan tersebut diperlukan model pembelajaran geografi yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa yaitu Group Investigation (GI)menurut Robert E. Slavin.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran GI menurut Robert E. Slavin berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI IIS SMAN1 KepanjenKabupaten Malang. Jenis penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu (quasi experiment), dengan menggunakan rancangan nonequivalent control group design. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas XI IIS 3 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas XI IIS 4 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian menggunakan soal esai dengan jumlah lima butir soal yang sudah melalui uji validitas dan uji reliabilitas. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis statistik dengan bantuan program SPSS 16.0 for windows. Uji prasyarat terdiri dari uji normalitas dan uji homogenitas sedangkan untuk uji hipotesis menggunakan independent sample t-test.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran GImenurut Robert E. Slavinberpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI IIS SMAN1 KepanjenKabupaten Malang. Hal ini dibuktikan dengan rata-rata nilai gain score kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol yaitu 18,61 untuk kelas eksperimen dan 14,30 untuk kelas kontrol. Pada hasil uji hipotesis dengan nilai sig. (2-tailed) yang diperoleh adalah 0.031 atau dengan kata lain nilai sig. (2-tailed)