SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP DEBIT MATA AIR UMBUL GEMULO KOTA BATU

Hielda Zulfidah

Abstrak


ABSTRAK

Zulfidah, Hielda. 2017. Pengaruh Perubahan Penggunaan Lahan terhadap Debit Mata Air Umbul Gemulo Kota Batu. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Didik Taryana, M.Si, (II) Drs. Hendri Purwito, M.Si.

 

Kata Kunci: mata air umbul gemulo, perubahan penggunaan lahan, penggunaan lahan terbangun, debit mata air

 

Kota Batu mempunyai jumlah mata air cukup banyak, yang 30% nya berada di Kecamatan Bumiaji, dan salah satunya yaitu Mata Air Umbul Gemulo. Mata Air Umbul Gemulo merupakan mata air yang bersumber dari Gunung Api Arjuna yang proses pembentukan mata airnya keluar dari celah-celah batuan yang kedap air (impermeable) dan merupakan klasifikasi sifat aliran air mata air menahun (perennial spring), jenis mata air tersebut sangat bergantung pada infiltrasi yang berada di daerah recharge (daerah resapan air). Pengukuran debit Mata Air Umbul Gemulo dilakukan dengan menggunakan alat current meter yang didapatkan hasil sebesar 910,2 liter/detik pada tahun 2017. Kuantitas debit mata air tersebut telah mengalami penurunan dibandingkan pada tahun-tahun sebelumnya, yaitu pada tahun 2015 sebesar 3.110,4 liter/detik dan tahun 2005 sebesar 4.466 liter/detik.

Perkembangan fisik Kecamatan Bumiaji yang dikembangkan sebagai daerah pariwisata mengakibatkan terjadinya perubahan penggunaan lahan, yaitu dari lahan terbuka menjadi lahan terbangun seperti penginapan atau hotel. Perubahan penggunaan lahan menjadi lahan terbangun dapat mengakibatkan menurunnya kapasitas infiltrasi yang juga dapat mempengaruhi kuantitas debit Mata Air Umbul Gemulo. Terdapat 3 (tiga) macam penggunaan lahan di recharge area Mata Air Umbul Gemulo, yaitu lahan sawah, ladang/perkebunan, dan permukiman. Penggunaan lahan terbangun di recharge area Mata Air Umbul Gemulo dalam kurun waktu 12 tahun (2005 - 2017) bertambah seluas 58.399,8 m2. Terdapat hasil simpanan air tanah di recharge area Mata Air Umbul Gemulo sebesar 11.624.865,37 m3 atau terseimpan 28% dari adanya infiltrasi.

Bertambahnya luas penggunaan lahan terbangun di recharge area Mata Air Umbul Gemulo berpengaruh terhadap menurunnya kuantitas debit Mata Air Umbul Gemulo. Terdapatnya pengaruh tersebut dibuktikan dari analisis trend yang penggambaran trend line pada penelitian ini ditandai dengan semakin menurunnya grafik pada tahun 2005, 2015, dan 2017. Downtrend line menunjukkan nilai negatif, karena terdapat pengaruh dari semakin bertambahnya pembangunan atau penggunaan lahan terbangun di recharge area Mata Air Umbul Gemulo menyebabkan kuantitas debit Mata Air Umbul Gemulo semakin mengecil/menurun.