SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Disiplin Waktu Pemakaian Pil KB, Keadaan Sosial Ekonomi dan Pandangan Nilai Anak Terhadap Fertilitas di Kecamatan Gondangwetan Kabupate Pasuruan


Abstrak


Fertilitas (kelahiran) sebagai istilah demografi diartikan sebagai hasil reproduksi yang nyata dari seorang wanita atau sekelompok wanita yang dinyatakan sebagai anak lahir hidup. Kondisi fertilitas pada suatu daerah secara umum dapat dilihat dari jumlah kelahiran kasar atau Crude Birth Rate dan rata-rata kelahiran wanita selama masa reproduksi atau Total Fertility Rate. Angka Kelahiran Kasar (CBR) menunjukan banyaknya suatu kelahiran pada tahun tertentu per 1000 wanita dalam pertengahan tahun yang sama. Angka Kelahiran Kasar Kecamatan Gondangwetan sebesar 13,56 jiwa dan CDR sebesar 4,5 sehingga pertambahan penduduk Kecamatan Gondangwetan sebesar 9,06, sedangkan Angka Fertilitas Total (TFR) adalah 3,1 yang berarti setiap wanita selama masa reproduksinya melahirkan anak lahir hidup sebanyak 3 kali.

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode explanatory, yaitu jenis penelitian yang mempunyai tujuan untuk mengetahui (menguji) ada tidaknya hubungan, sifat hubungan dan besar hubungan antara dua variabel atau lebih. Variabel pada penelitian sejumlah enam variabel, yaitu disiplin waktu pemakaian kontrasepsi pil, lama pemakaian kontrasepsi, tingkat pendidikan, pendapatan, nilai anak, dan usia kawin pertama. Penelitian ini menggunakan menggunakan parameter dengan metode korelasional. Penarikan sampel dilakukan secara proporsional random sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 80 responden dari empat desa di Kecamatan Gondangwetan. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode survey dan wawancara terstruktur. Analisis data variabel pada penelitian ini menggunakan tabulasi tunggal, tabulasi silang serta uji statistik regresi linier berganda.

Hasil analisis tabulasi silang dan uji F (simultan) regresi berganda menunjukan variabel-variabel independen secara simultan berpengaruh terhadap fertilitas. Uji t (parsial) regresi berganda menunjukan variabel lama penggunaan kontrasepsi berpengaruh terhadap fertilitas. Berdasarkan hasil perhitungan sumbangan efektif, variabel lama penggunaan kontrasepsi memberikan sumbangan paling dominan sedangkan variabel nilai anak memberikan sumbangan paling. Saran yang diajukan berdasarkan permasalahan yaitu 1)meningkatkan kesadaran akseptor pil mengenai kedisiplinan pemakaian pil kb melalui kerja sama dengan tokoh masyarakat, bidan desa dan kader-kader kb 2) meningkatkan kualitas Peran Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) sehingga kinerja para PPKBD dalam melakukan pembinaan dan penyuluhan alat kontrasepsi dan keluarga berencana dapat lebih optimal.