SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Evaluasi Wisata Sejarah Majapahit Di Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto

yoga bayu aggitama

Abstrak


 

Aggitama, Yoga Bayu. 2017. Evaluasi Wisata Sejarah Majapahit di Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto. Skripsi. Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs.Marhadi Slamet K, M.Si, (II) Ardyanto Tanjung, S.Pd, M.Pd

 

Kata Kunci: wisata sejarah, kondisi objek, kondisi fasilitas pendukung, kondisi aksesibilitas

 

Kabupaten Mojokerto merupakan salah satu tujuan wisata di jawa timur yang mempunyai berbagai objek dan daya tarik wisata. Kabupaten Mojokerto memiliki banyak objek wisata diantaranya wisata alam, budaya, kepurbakalaan, wisata buatan dan pendukung wisata. Wisata yang paling menonjol di Kabupaten Mojokerto adalah wisata budaya dan sejarah. Potensi wisata budaya dan sejarah sangat besar di Kabupaten Mojokerto karena banyak peninggalan situs purbakala dan peninggalan kerajaan majapahit yang ditemukan di wilayah Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi objek wisata sejarah kerajaan Majapahit di Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto, kondisi fasilitas pendukung objek wisata sejarah kerajaan Majapahit di Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto, kondisi aksesibilitas objek wisata sejarah kerajaan Majapahit di Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto.

Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif dan teknik analisis tabulasi tunggal dengan teknik pengumpulan data observasi lapangan pada kondisi objek, kondisi fasilitas pendukung, kondisi aksesibilitas wisata untuk mengetahui gambaran tentang objek wisata trowulan,wawancara ditujukan untuk petugas yang ada di objek wisata Trowulan dan pengunjung, dokumentasi untuk  menambah dan memperkuat data hasil penelitian.

Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil kondisi objek, kondisi fasilitas pendukung dan kondisi aksesibilitas. Sebagian besar objek wisata yang ada pada situs sejarah pada kondisi baik. Sebagian lagi pada kondisi sedang. Kondisi fasilitas pendukung sebagian besar pada kondisi sedang. Aksesibilitas menuju objek wisata sebagian besar juga pada kondisi sedang. Masih ada beberapa objek wisata yang perlu peningkatan dan pembangunan dalam segi perawatan, fasilitas pendukung dan aksessibilitas.