SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF GEOGRAFI MATERI KERAGAMAN BUDAYA INDONESIA BERBASIS BUDAYA LOKAL

Siti Erika Anisa'inafsia Turohmah

Abstrak


ABSTRAK

 

Pengembangan multimedia interaktif keragaman budaya Indonesia dilatarbelakangi oleh analisis kebutuhan. Berdasarkan analisis kurikulum dibutuhkan multimedia interaktif untuk mempermudah siswa dalam pembelajaran. Berdasarkan analisis media sejenis terdapat banyak kekurangan pada media tersebut sehingga perlu adanya pengembangan media pembelajaran yang mempunyai spesifikasi yang lebih baik untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan pada pengembangan media sebelumnya. Analisis kebutuhan berdasarkan karakteristik siswa yang lebih menyukai bacaan yang berisi gambar dan video yang sifatnya menghibur dan menyenangkan maka perlu dikembangkan multimedia interaktif yang berisi gambar maupun video sehingga dapat meningkatkan minat siswa dalam mempelajari materi. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa multimedia interaktif pada mata pelajaran geografi. Multimedia ini difokuskan pada materi keragaman budaya Indonesia sesuai dengan KD 3.6 Kurikulum 2013. Multimedia ini diproduksi dalam bentuk CD yang dikemas menggunakan kotak CD. Prosedur pengembangan yang digunakan mengadaptasi dan memodifikasi model pengembangan Borg and Gall. Prosedur pengembangan hasil modifikasi terdiri dari 6 langkah, antara lain: (1) penelitian dan pengumpulan informasi; (2) perencanaan; (3) pengembangan format produk awal; (4) validasi produk; (5) uji coba produk; dan (6) revisi, sehingga dihasilkan produk akhir. Hasil validasi dan uji coba menunjukkan bahwa media pembelajaran valid dan layak digunakan dengan hasil persentase kelayakan yaitu: (1) validator ahli media 97,92%; (2) validator ahli materi 94%; dan (3) subjek uji coba 84,53%. Berdasarkan persentase kelayakan tersebut maka multimedia interaktif keragaman budaya Indonesia dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Sementara revisi produk dilakukan pada 7 poin penting sesuai saran validator, yaitu 4 poin aspek media dan 3 poin aspek materi. Rekomendasi untuk pengembangan selanjutnya adalah untuk dilakukan uji coba dan dieksperimenkan dalam sekala yang lebih luas sehingga dapat dihasilkan produk yang layak untuk didiseminasikan secara lebih luas.