SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Debat Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Pada Mata Pelajaran Geografi Kelas XI IPS -3 di MA Manbail Futuh Jenu Tuban

MILA LISHOWABI

Abstrak


ABSTRAK

 

Lishowabi, Mila. 2017. Penerapan Model Pembelajaran Debat Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Pada Mata Pelajaran Geografi Kelas XI IPS -3 di MA Manbail Futuh Jenu Tuban. Skripsi,  Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Hadi Soekamto, S.H, M.Pd, M.Si, (II) Dra. Yuswanti A.W, M.Si.

 

Kata Kunci : peningkatan keterampilan berpikir kreatif, model pembelajaran debat

 

Berdasarkan hasil wawancara yang dilaksanakan peneliti pada tanggal 28 Desember 2016 dengan guru mata pelajaran Geografi di MA Manbail Futuh,diperoleh gambaran kondisi siswa kelas XI IPS 3 MA Manbail Futuh   bahwa keterampilan berpikir kreatif siswa masih rendah. Faktor penyebabnya adalah strategi pembelajaran Geografi yang dilaksanakan di kelas XI IPS-3 MA Manbail Futuh Jenu Tuban masih berpusat kepada guru. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka perlu dilakukan penelitian penerapan model pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa. Penelitian penerapan model pembelajaran ini, salah satunya adalah dengan menerapkan model pembelajaran debat.

Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bahwa dengan  menerapan model pembelajaran debat, keterampilan berpikir kreatif siswa pada mata pelajaran Geografi kelas XI-IPS-3 di MA Manbail Futuh Jenu  Tuban mengalami penurunan atau peningkatan. Subyek penelitiannya adalah 36 siswa. Instrumen penelitian menggunakan tes uraian sejumlah 4 soal. Teknik pengumpulan data meggunakan hasil tes keterampilan berpikir kreatif. Analisis data dalam penelitian ini adalah  dengan membandingkan nilai rata-rata siklus I dan siklus II  lalu dipersentasikan dengan cara mengurangi nilai rata-rata siklus II dengan nilai rata-rata silus I  kemudian dibagi dengan nilai rata-rata siklus satu dikalikan 100 %  untuk mengetahui peningkatan keterampilan berpikir kreatif siswa.

Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan berpikir kreatif siswa dari siklus I dan siklus II.  Pada siklus I, rata-rata nilai adalah 74,19 dan pada siklus II rata-rata nilai adalah 86,08. Peningkatan rata-rata nilai siswa sebesar 11,89 atau mencapai 16,2 %. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran debat dapat meningkatkan  keterampilan berpikir kreatif siswa. Peneliti memberikan saran kepada  sekolah agar menganjurkan para guru mata pelajaran menggunakan model debat untuk melatih keterampilan berpikir kreatif siswa. Saran dari peneliti untuk guru adalah guru dianjurkan menerapkan model pembelajaran debat kepada kelas-kelas yang belum pernah diterapkan model pembelajaran debat. bagi peneliti selanjutnya adalah penelitian ini dapat digunakan untuk bahan perbandingan dalam mengevaluasi penelitian selanjutnya.