SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri terbimbing Pada Mata Pelajaran Geografi Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Dididk Kelas X IIS SMAN 1 Tumpang Kab. Malang

Ramadhana Febri Fitriyanti

Abstrak


RINGKASAN

 

Fitriyanti, Ramadhana Febri. 2017. Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Pada Mata Pelajaran Geografi Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik Kelas X IIS SMAN 1 Tumpang. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Sudarno Herlambang, M.Si, (II) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M.Si.

 

Kata Kunci: Inkuiri terbimbing, berpikir kreatif

 

Guru memegang peranan dalam mengembangkan potensi peserta didik dalam kerangka pembangunan pendidikan di Indonesia. Usaha untuk mengembangkan  potensi tersebut dengan pemilihan model pembelajaran yang sesuai dengan kondisi yang ada di sekolah. Salah satu model pembelajaran yang dapat dipilih oleh guru saat berlangsungnya proses pembelajaran adalah inkuiri terbimbing (guide inquiry). Kelebihan model pembelajaran inkuiri terbimbing membangun pola pikir baru kepada peserta didik dengan tidak membatasi ruang lingkup berpikir mereka. Dengan demikian peserta didik akan lebih mandiri untuk mencari dan menentukan sendiri jawaban dari masalah yang dihadapi. Timbul motivasi yang kuat dari dalam diri peserta didik saat mereka secara langsung menghadapi permasalahan dan menemukan makna dari pembelajaran tersebut.

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir kreatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan desain Pretest-posttest Control Group Design. Penelitian ini menggunakan dua kelas yaitu kelas X IIS 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas X IIS 4 sebagai kelas kontrol. Pengukuran kemampuan berpikir kreatif menggunakan 4 soal esai yang dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas dan uji hipotesis menggunakan perhitungan uji t atau  Independent Sample T-test.

Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa ada pengaruh pembelajaran model inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Hal tersebut dapat dilihat pada hasil uji hipotesis yang menunjukkan nilai rata-rata kemampuan berpikir kreatif lebih tinggi.

Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah ada pengaruh pembelajaran model inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas X IIS SMAN 1 Tumpang.

 

 

 

SUMMARY

 

Fitriyanti, Ramadhana Febri. 2017. The Influence of Guided Inquiry Learning Model on Geography Subject to Creative Thingking Ability of Students in Class X IIS SMAN 1 Tumpang. Thesis, Geography Department, Faculty of Social Sciences, State University of Malang. Advisor: (I) Drs. SudarnoHerlambang, M.Si, (II) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M.Si.

 

Key Words: Guided inkuiry, creative thinking

 

Teachers play a role in developing the potential of learners within the framework of educational development in Indonesia. Attempts to develop that potential by selecting a learning model that is appropriate to the existing conditions in the school. One of the learning models that can be chosen by the teacher during the learning process is guided inquiry. The advantages of guided inquiry learning model to build a new mindset to learners by not limiting the scope of their thinking. Thus learners will be more independent to find and determine their own answers to the problems encountered. There is a strong motivation within the learners as they directly face the problem and discover the meaning of the learning.

This research was conducted with the aim to know the influence of guided inquiry learning model on the ability of creative thinking. The type of research used in this research is quasi experiment using Pretest-posttest Control Group Design design. This research uses two classes of class X IIS 2 as experiment class and class X IIS 4 as control class. Measurement of creative thinking ability using 4 essay questions that tested the validity and reliability. Data analysis includes normality test, homogeneity and hypothesis test using t test calculation or Independent Sample T-test.

Based on result of data analysis, it can be concluded that there is influence of guided inquiry learning model to the creative thinking ability of learners. This can be seen in the hypothesis test results that show the average value of the ability to think creatively higher.

The conclusion that can be drawn from this research is there is influence of guided inquiry learning model to the creative thinking ability of class X IIS SMAN 1 Tumpang.