SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KOMPARASI PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF DAN MODEL PEMBELAJARAN CORE TERHADAP KEMAMPUAN MENERAPKAN KONSEP GEOGRAFI SISWA KELAS XI MA ALMAARIF SINGOSARI

Faisol Fattahillah

Abstrak


ABSTRAK

 

 Fattahillah, Faisol. 2016. Komparasi Pengaruh Model Pembelajaran Generatif Dan Model Pembelajaran Core Terhadap Kemampuan Menerapkan Konsep Geografi Siswa Kelas XI MA Almaarif Singosari.Jurusan Geografi. Fakultas Ilmu Sosial. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Yusuf Suharto, M.Pd (II) Drs. Didik Taryana, M.Si.

 

Kata Kunci :  Model Pembelajaran Generatif, CORE, Kemampuan Menerapkan Konsep Geografi

Kemampuan menerapkan konsep geografi perlu diterapkan dalam pembelajaran di Sekolah Menengah Atas (SMA). Meningkatkan kemampuan menerapkan konsep geografi membutuhkan suatu model pembelajaran yang tepat.Model pembelajaran Generatif dan COREmerupakan model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan menerapkan konsep pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara penerapan model pembelajaran Generatif dengan CORE  terhadap kemampuan menerapkan konsep geografi siswa kelas-XI MA Al Maarif Singosari, serta mengetahui mana yang lebih tinggi nilai kemampuan menerapkan konsep geografi siswa kelas XI MA Al Maarif Singosari antara model pembelajaran Generatif dengan CORE. Penelitian ini dirancang menggunakan eksperimen semu yaitu posttest control group design dengan dua kelas eksperimen. Subjek dalam penelitian ini adalah Kelas XI IPS 1 (eksperimen 1) mendapat perlakuan model pembelajaran Generatif, dan kelas XI IPS 2 (eksperimen 2) mendapat perlakuan model pembelajaran CORE. Instrumen penelitian berupa soal essai tes kemampuan menerapkan konsep yang diberikan setelah perlakuan.Teknik analisis yang digunakan adalah uji-t yang dapat diselesaikan dengan bantuan program SPSS 16,00 for Windows.

 Hasil analisis data diketahui bahwa 77.77adalah rata-rata kemampuan menerapkan konsep geografi siswa pada kelas eksperimen 1, sedangkan73.11 adalah rata-rata kemampuan menerapkan konsep geografi siswa pada kelas eksperimen 2. Hasil analisis dengan menggunakan uji t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,018. Jadi nilai signifikansi 0,018> 0,025, maka H0 ditolak. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan menerapkan konsep geografi menggunakan model pembelajaran Generatifdengan CORE, dan nilai kemampuan menerapkan konsep geografi siswa kelas XI MA Al Maarif Singosari yang menggunkan model pembelajaran Generatif lebih tinggi daripada menggunakan model pembelajaran CORE.