SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas XI IPS 1 MA Assalam Jambewangi Blitar

Indah Rahayu

Abstrak


ABSTRAK

 

Rahayu, Indah. 2017. Penerapan Model Pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas XI IPS 1 MA Assalam Jambewangi Blitar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Ardyanto Tanjung, S.Pd, M.Pd (II) Dr. Singgih Susilo, M.S, M.Si.

 

Kata kunci: hasil belajar, model pembelajaran Student Teams Achievement Division.

Peningkatan mutu pendidikan perlu adanya perubahan pembelajaran yang ada pada sekolah dengan menggunakan model pembelajaran. Pada pembelajaran di kelas XI IPS 1 MA Assalam Jambewangi Blitar belum menggunakan model pembelajaran yang di dalamnya terdapat interaksi satu sama lain. Berdasarkan hasil observasi hasil belajar siswa kelas XI IPS 1 MA Assalam Jambewangi Blitar masih rendah. Faktor penyebabnya antara lain lain guru geografi tidak menggunakan model pembelajaran dan rendahnya pemahaman siswa terhadap mata pelajaran geografi. Alternatif yang dapat dilakukan guru yaitu menggunakan model pembelajaran yang mengarah pada pembelajaran kelompok, yaitu pembelajaran STAD.

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan tujuan mengetahui apakah STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPS 1. Instrumen yang digunakan antara lain: wawancara untuk guru, lembar catatan lapangan, lembar observasi keterlaksanaan penerapan STAD, dan dokumen pembelajaran STAD. Dokumen pembelajaran STAD berisi: (1) LKS, (2) Tes, (3) hasil skor kemajuan individual, dan (4) hasil skor tim. Teknik analisis data menggunakan analisis data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar Ketuntasan belajar siswa secara klasikal mengalami peningkatan dari 41,67% pada siklus I menjadi 83,33% pada siklus II. Ini berarti mengalami peningkatan sebesar 41,66%.. Nilai rata-rata yang diperoleh siswa di akhir siklus I sebesar 69,44 dan pada siklus II sebesar 83,33.

 

Saran yang diajukan untuk kepala sekolah adalah perlunya penyediaan sarana dan prasarana yang lengkap untuk mendukung efektifitas pembelajaran. Sedangkan bagi guru disarankan untuk menggunakan STAD sebagai model pembelajaran alternatif.