SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas XI IPS 2 SMAN 1 Turen Malang.

Siswanto .

Abstrak


 ABSTRAK

Siswanto, 2017. Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas XI IPS 2 SMAN 1 Turen Malang. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Purwanto, S.Pd, M.Si. (II) Drs. Djoko Soelistijo, M.Si.

 

 

Kata Kunci: Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing, Kemampuan Berpikir Kreatif

 

Berdasarkan observasi awal pada tanggal 3 Oktober 2016 di SMAN I Turen kelas XI IPS 2, diketahui permasalahan yang mengindikasikan belum tumbuhnya kemampuan berpikir kreatif siswa. Pembelajaran di kelas lebih terpusat pada guru, siswa hanya mendengarkan penjelasan guru, sehingga berdampak pada rendahnya kemampuan berpikir kreatif siswa. Siswa kesulitan menjawab pertanyaan secara langsung  mengenai solusi yang tepat untuk mengatasi permasalah pertambangan, hal ini terjadi karena siswa terbiasa menjawab berdasarkan membaca dari buku. Nilai ulangan harian siswa rata-rata dibawah KKM, hanya 7 siswa yang nilainya diatas KKM, sedangkan nilai yang dibawah KKM sebanyak 26 siswa. Siswa melakukan plagiasi dalam menyelesaikan tugas dari guru, siswa memanfaatkan kamera HP untuk mengambil gambar jawaban temanya, kemudian menyalin dikertas. Hal ini berdampak pada  minimnya pertumbuhan kreatifitas siswa. Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa adalah dengan menerapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Model inkuiri terbimbing merupakan model pembelajaran yang berbasis penemuan, kegiatan pembelajaran dilakukan oleh siswa sehingga akan mendorong perkembangan kemampuan berpikir kreatif siswa.

Tujuan pada penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada siswa kelas XI IPS 2 SMAN 1 Turen. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2017. Kegiatan penelitian terdiri dari 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Penelitian dilaksanakan di kelas XI IPS II SMAN I Turen, dengan subjek siswa kelas XI IPS 2 yang berjumlah 33 siswa. Analisis data untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa menggunakan metode komparasi yaitu membandingkan rata-rata kemampuan berpikir kreatif awal dengan kemampuan berpikir kreatif setiap akhir siklusnya. Pengumpulan data menggunakan soal tes yang diberikan setiap akhir siklus.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa mengalami peningkatan setiap siklusnya. Pada pra siklus rata-rata hasil belajar peserta didik sebesar 61,48, dengan ketuntasan klasikal sebesar 58,06. Pada siklus I rata-rata kemampuan berpikir kreatif siswa sebesar 77,58. Siklus II rata-rata memampuan berpikir kreatif siswa meningkat menjadi 88,6. Secara keseluruhan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas XI IPS 2 SMAN 1 Turen meningkat sebesar 42,38. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas XI IPS II SMAN 1 Turen Malang.