SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas X B SMA Negeri 2 Bangkalan

MOH. IMAM JASULI

Abstrak


ABSTRAK

 

 

Jasuli, Moh. Imam. 2010. Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas X B SMA Negeri 2 Bangkalan. Skripsi, Jurusan Pendidikan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Timotius Suwarna, M.Pd, (II) Drs. Marhadi Slamet Kistiyanto, M.Si.

 

Kata kunci: jigsaw, aktivitas, hasil belajar.

           

Percepatan arus tekhnologi informasi dalam era globalisasi dewasa ini menuntut semua bidang kehidupan untuk menyesuaikan visi, misi, tujuan dan strateginya agar sesuai dengan kebutuhan dan dapat mengikuti perkembangan tidak terkecuali pada bidang pendidikan. Perkembangan dalam bidang pendidikan ini menuntut adanya perubahan paradigma pembelajaran dari behavioristik ke konstruktivistik. Paham konstruktivisme merupakan landasan berpikir pembelajaran kooperatif yang tidak hanya menekankan pada hasil namun juga pada proses pembelajaran, sehingga dituntut adanya perbaikan aktivitas belajar siswa dalam kegiatan pembelajaran. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran masih rendah hal ini ditunjukkan dengan jarangnya siswa bertanya dan apabila ada pertanyaan hanya didominasi oleh 5-8 siswa saja. Hasil belajar siswa juga kurang optimal hal tersebut dapat dilihat dari rata-rata kelas yang diperoleh hanya sebesar 57,55 dan ketuntasan klasikal yang diperoleh sebesar 38,3%. Ketuntasan belajar tersebut kurang dari standar ketuntasan minimal (SKM) yang ditentukan yaitu sebesar 65 dan ketuntasan belajar klasikal sebesar ≥85% siswa mencapai SKM.

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa agar mencapai kompetensi pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran Jigsaw dengan rancangan penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan tes. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X B yang berjumlah 47 siswa. Jenis data dalam penelitian ini berupa data aktivitas belajar siswa dan data hasil belajar siswa.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa mengalami peningkatan mulai dari pra tindakan ke siklus I dan siklus I ke siklus II. Peningkatan aktivitas belajar siswa dapat dilihat dari peningkatan persentase rata-rata jumlah deskriptor aktivitas yang diperoleh sebesar 62,9% pada siklus I meningkat menjadi 75,5% pada siklus II.  Peningkatan hasil belajar dilihat dari peningkatan rata-rata kelas dan ketuntasan belajar siswa. Rata-rata kelas pada pra tindakan sebesar 57,5 meningkat menjadi 67,7 pada siklus I dan pada siklus II meningkat menjadi 73,8. Ketuntasan belajar siswa pada pra tindakan sebesar 38,3%, pada siklus I meningkat menjadi 70,2% dan siklus II meningkat menjadi 87,2%.

Berdasarkan hasil tersebut disarankan kepada Sekolah agar model pembelajaran Jigsaw diterapkan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa yang berupa pengembangan kompetensi dasar mendiskripsikan atau kompetensi sejenis. Bagi guru bidang studi Geografi di SMA Negeri 2 Bangkalan disarankan untuk menjadikan model Jigsaw sebagai salah satu pembelajaran alternatif, agar dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.