SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Kualitas Soal Ujian Nasional Mata Pelajaran Geografi SMA/MA Tahun Pelajaran 2014/2015

Dian Puspita Anggreni

Abstrak


ABSTRAK

 

Anggreni, Dian Puspita. 2017. Analisis Kualitas Soal Ujian Nasional Mata Pelajaran Geografi SMA/MA Tahun Pelajaran 2014/2015. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Hadi Soekamto, S.H, M.Pd, M.Si. (2) Drs. Yusuf Suharto, M.Pd

 

Kata Kunci: Validitas isi, Konstruksi soal

 

Evaluasi merupakan bagian dari kegiatan belajar mengajar yang digunakan untuk mengukur mutu suatu pendidikan. Ujian Nasional yang diselenggarakan adalah upaya dari pemerintah untuk melihat perkembangan mutu pendidikan yang ada di Indonesia. Keberhasilan siswa dalam menyelesaikan Ujian Nasional menentukan seberapa bagus kualitas pendidikan di Indonesia saat ini. Gambaran mutu pendidikan ini akan menjadi sebuah acuan untuk peningkatan pendidikan di masa depan.

Pentingnya soal Ujian Nasional bagi peningkatan kualitas pendidikan, menimbulkan pertanyaan apakah soal yang digunakan sudah memenuhi beberapa persyaratan evaluasi. Maka dari itu, terlebih dahulu soal Ujian Nasional harus ditinjau dari segi instrumen. Kurikulum yang digunakan untuk pedoman pendidikan apakah telah terpenuhi dalam kisi-kisi soal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur validitas isi dan konstruksi soal Ujian Nasional Geografi SMA/MA Tahun Pelajaran 2014/2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dekriptif kuantitatif. Subjek penelitian/variabel penelitian terdiri dari 50 butir soal yang terdapat ada naskah soal Ujian Nasional. Metode dokumentasi merupakan teknik pengumpulan  data yang digunakan.

Hasil analisis validitas isi soal Ujian Nasional Geografi SMA/MA tahun 2015 dirinci menjadi tiga aspek . Pertama, proporsi antara kurikulum dengan kisi-kisi. Kedua, proporsi antara kurikulum dan soal. ketiga, kesesuaian kisi-kisi dan soal. Berdasarkan hasil rekapitulasi terdapat 50% soal dengan kesesuaian tinggi dan 50% soal dengan kesesuaian sedang. Kesesuaian soal Ujian Nasional Gografi SMA/MA tahun 2015 dengan ketepatan konstruksi penyusunan soal pilihan ganda dibagi menjadi tiga kategori, yakni materi, konstruksi dan bahasa. Hasil rekapitulasi keseluruhan ketepatan konstruksi soal Ujian Nasional  mencapai 89,03 yang sesuai dan 10,97 yang tidak sesuai. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ketepatan konstruksi penyusunan soal pilihan ganda tergolong tinggi.

Berdasarkan hasil penelitian disarankan pada (1) penyusun soal Ujian Nasional agar lebih memperhatikan kesesuaian antara kisi-kisi dan soal Ujian Nasional, serta rambu-rambu penyusunan soal. Rambu-rambu penyusunan soal yang perlu diperhatikan adalah aspek materi, konstruksi, dan bahasa pada soal. (2) peneliti selanjutnya perlu mengembangkan penelitian sejenis ini dengan menambahkan aspek lain, seperti tingkat reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya beda

 

 

 

 

 

 

 

ABSTRACT

 

Anggreni, Dian Puspita. 2017. Quality Analysis of National Examination Questions in Geography Subject for SMA/MA on Academic Year 2014/2015. Mini Thesis, Department of Geography, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Malang. Supervisors: (1) Drs. Hadi Soekamto, S.H, M.Pd, M.Si. (2) Drs. Yusuf Suharto, M.Pd

 

Keywords: Content Validity, Question Construction

 

Evaluation is part of teaching learning activity used to assess quality of an education. National Examination is the effort from government in order to see development of education quality in Indonesia. Student success in passing National Examination determines how good education quality in Indonesia, today. The description of this education quality will be reference to improve education quality in the future.

The importance of National Examination to improve education quality emerges the question about whether question items used in National Examination already fulfilled many evaluation requirements. Therefore, first, National Examination questions should be reviewed from the instrument aspect, which is whether curriculum that used for education guidance already fulfilled in question prediction. The purpose of this research was to assess content validity and question construction towards National Examination questions of Geography subject for Senior High School/Islamic Senior High School (SMA/MA) level academic year 2014/2015. Method that used in this research was quantitative descriptive. The research subject or research variable consisted of 50 question items included in the script of National Examination questions. Documentation method was data collection technique used in this research.

Analysis result of content validity towards National Examination questions of Geography subject for SMA/MA level academic year 2014/2015 explained in three aspects. First, proportion between curriculum and prediction. Second, proportion between curriculum and questions. Third, the appropriateness between prediction and questions. Based on analysis result of content validity, there were 50% questions with high appropriateness category and 50% questions with adequate appropriateness category. The appropriateness between National Examination questions of Geography subject for SMA/MA level academic year 2014/2015 and construction accuracy in arranging multiple choices questions divided into three categories, material, construction, and language. The result of recapitulation from the whole construction accuracy of National Examination questions was appropriate for 89.03% and inappropriate for 10.97%. Therefore, it could be concluded that construction accuracy in arranging multiple choices questions included into high category.

Based on the research result, it is suggested that: (1) the arrangement of National Examination questions should more consider about the appropriateness between prediction and National Examination questions as well as about rules of question arrangement. Rules of question arrangement that need to be considered are material, construction, and language aspect towards the questions; (2) the next researcher should develop similar research by adding other aspects such as reliability level, difficulty level, and discrimination power.