SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Geografi Materi Pelestarian dan Pengelolaan Lingkungan Hidup pada Siswi kelas XI IPS 2 MA Perguruan Mu’allimat Jombang

Ulfatush Sholihah

Abstrak


ABSTRAK

 

Sholihah, Ulfatush. 2017. Penerapan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Geografi Materi Pelestarian dan Pengelolaan Lingkungan Hidup pada Siswi kelas XI IPS 2 MA Perguruan Mu’allimat Jombang. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Ardyanto Tanjung, S.Pd, M.Pd, (II) Drs. Marhadi Slamet K., M.Si

 

Kata Kunci: Model Two Stay Two Stray (TSTS), Pemahaman Konsep.

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan pada bulan November 2016 dan bulan Februari 2017 diperoleh gambaran kondisi siswi di kelas XI IPS 2 MA Perguruan Mu’allimat Cukir Jombang. Kemampuan memahami konsep siswi masih rendah. Hanya 5 siswi yang mampu menjawab pertanyaan dengan benar dan dikaitkan dengan pengetahuan yang diketahui. Sisanya 20 siswi yang diam hanya menyimak penjelasan dari guru dan mengutip jawaban dari buku. Kelas ini memiliki rata-rata nilai UTS paling rendah daripada kelas yang lain. Pembelajaran masih menggunakan metode ceramah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka perlu diterapkan model pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman konsep yaitu model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) pada siswi kelas XI IPS 2 semester genap di MA Perguruan Mu’allimat Cukir Jombang.

Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui  apakah model Two Stay Two Stray (TSTS) dapat meningkatkan pemahaman konsep siswi. Subjek penelitian adalah 25 siswi kelas XI IPS 2 MA Perguruan Mu’allimat dengan materi di semester genap yaitu Pelestarian dan Pengeloaan Lingkungan Hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan nilai tes pemahaman konsep pada siklus I dan siklus II. Hasil tes diperoleh kenaikan dari pra tindakan ke siklus I yaitu 3,56%. Kenaikan pada siklus I ke siklus II yaitu 8,32%. Rata-rata nilai hasil tes kemampuan memahami konsep pada siklus I yaitu 72,56 menjadi 80,88 pada siklus II. Persentase peningkatan pada penelitian ini sebanyak 11,46%.

 

Saran yang diajukan dalam penelitian ini yaitu: (1) bagi Pihak sekolah menganjurkan guru menerapkan model pembelajaran Two Stay Two Stray untuk meningkatan pemahaman konsep, (2) bagi guru disarankan untuk memfokuskan penggunaan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) dalam meningkatkan pemahaman konsep siswi terutama pada materi sebaran flora dan fauna, sebaran barang tambang, dan potensi geografis, (3) bagi peneliti selanjutnya agar melakukan pengelolaan kelas dan pengorganisasian waktu yang lebih baik.