SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

studi pemanfaatan limbah cair pabrik gula krebet sebagai air irigasi di desa gading kecamatan bululawang kabupaten malang

licka duri fradawindi

Abstrak


ABSTRAK
Fradawindi, Licka Duri. 2010. Studi Pemanfaatan Limbah Cair Pabrik Gula
Krebet Sebagai Air Irigasi Di Desa Gad ing Kecamatan Bululawang
Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Geografi FIS Universitas
Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Dwiyono Hari Utomo, M.Si, (II) Ir.
Juarti, M.P.
Kata Kunci: limbah cair, air irigasi, sawah
Tanaman padi merupakan tanaman pangan pokok Negara Indonesia yang
banyak diusahakan di Jawa. Kebutuhan air tanaman padi cukup banyak karena
padi hidup pada daerah lumpur yang selalu tergenang air. Negara tropis
mempunyai musim penghujan dan kemarau. Musim kemarau mengakibatkan
pasokan air untuk tanaman padi berkurang walaupun telah terdapat sistem irigasi
sungai. Persawahan Jawa yang mengumpul pada satu wilayah menyulitkan dalam
pembagian air irigasi. Desa Gading Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang
mampu mengatasi kekurangan selama mus im kemarau dengan menggunakan air
irigasi alternatif berupa limbah cair pabrik gula Krebet yang memang limbahnya
dialirkan pada sungai yang menuju pada persawahan penduduk.
Penelitian ini bertujuan: 1). membandingkan limbah cair pabrik gula
Krebet dengan standar baku mutu limbah cair, 2). mendeskripsikan keefektifan
limbah cair pabrik gula Krebet sebagai air irigasi pertanian, 3). menganalisis
pengaruh limbah cair pabrik gula Krebet terhadap sifat fisik tanah. Penelitian ini
menggunakan metode survey dengan objek penelitian limbah cair pabrik gula
Krebet yang mengalir pada persawahan desa Gading, tanah sawah yang
terpengaruh limbah cair pabrik gula dan petani desa Gading yang menggunakan
limbah cair pabrik gula sebagai irigasi sawah. Teknik pengambilan data
menggunakan metode observasi, wawancara, uji laboratorium dan dokumentasi.
Analisis data yang digunakan dalan penelitian ini adalah analisa komparasi.
Hasil penelitian menunjukkan: 1). Limbah cair Pabrik Gula Krebet belum
memenuhi standar baku mutu air limbah khususnya industri gula sesuai SK
Gubernur Jatim No. 45 Tahun 2002, pada parameter minyak/lemak sedangkan
untuk parameter BOD ,COD, TSS, H2S dan pH sudah memenuhi standar baku
mutu. Hal tersebut menunjukkan bahwa Pabrik Gula Krebet masih mencemari
lingkungan, 2). Limbah cair Pabrik Gula Krebet tidak merusak kualitas tanah
sawah untuk pertanian padi, mempengaruhi tekstur tanah menjadi liat. Hal ini
menujukkan bahwa limbah cair pabrik gula Krebet berpengaruh baik pada sifat
fisik tanah sehingga efekt if untuk irigasi pertanian.
Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan bagi pihak pabrik gula Krebet
hendaknya melakukan pengolahan limbah secara optimal sebelum membuangnya
ke lingkungan selain itu perlu peran BAPEDA dan Dinas Lingkungan hidup untuk
mengawasi pengolahan dan pembuangan limbah ke lingkungan. Bagi petani yang
belum menggunakan limbah cair sebagai irigasi dapat menggunakan limbah cair
pabrik gula Krebet untuk irigasi sawah dengan penggunaan secara hati-hati
dengan tidak berlebihan dan pengolahan sawah yang baik.