SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Pembelajaran Teams Games Tournament terhadap Minat Belajar Siswa SMA

Riza Nur Hayati

Abstrak


ABSTRAK

 

Teams Games Tournament (TGT) merupakan model pembelajaran kooperatif yang mampu meningkatkan kemampuan siswa memecahkan masalah dan meningkatkan minat belajar siswa. Model pembelajaran TGT mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Minat merupakan hal penting dalam proses pembelajaran, karena itu penelitian ini menggunakan minat sebagai variabel terikat.

Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu/quasi eksperiment. Penelitian dilakukan didua kelas, yaitu kelas X IIS 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas X IIS 3 sebagai kelas kontrol. Pengukuran minat belajar siswa menggunakan angket yang dibuat berdasarkan indikator minat, yaitu perasaan senang, ketertarikan, dan perhatian. Kedua kelas diberi perlakuan yang berbeda, kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran TGTsedangkan kelas kontrol menggunakan kelas kontrol menggunakan metode ceramah dan diskusi.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran TGTterhadap minat belajar siswa kelas X SMAN 1 Lawang. Data minat siswa diperoleh dari angket yang diberikan pada siswa sebanyak dua kali. Angket pertama untuk mengetahui minat awal siswa dan angket kedua untuk mengetahui minat akhir siswa setelah melakukan pembelajaran menggunakan model pembelajaran TGT.

Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa rata-rata minat awal kelas kontrol adalah 72,5 dan kelas eksperimen adalah 73,3. Rata-rata minat awal kedua kelas hampir sama, tetapi rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi 0,8. Rata-rata minat akhir kelas kontrol 77,93 dan kelas eksperimen 84,03. Terjadi peningkatan minat pada kedua kelas, tetapi peningkatan kelas eksperimen lebih tinggi.

Hasil analisis data yang dilakukan adalah uji normalitas dan uji homogenitas sebagai uji prasyarat untuk uji hipotesis. Hasil uji normalitas adalah 0,973 dan 0,987, sedangkan hasil uji homogenitas adalah 0,797 dan 0,53. Setelah uji prasyarat¸dilakukan uji hipotesis yang menunjukkan nilai signifikansi 0,000. Nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 sehingga H0 ditolak. Terdapat pengaruh model pembelajaran TGT terhadap minat belajar siswa SMAN 1 Lawang.

 

Pelaksanaan model pembelajaran TGT memiliki beberapa kelemahan, karena itu guru disarankan lebih memperhatikan alternatif atau kegiatan untuk kelompok yang menyelesaikan turnamen lebih dulu agar tidak menunggu lama dan merasa jenuh atau membuat kelas menjadi gaduh. Saran untuk peneliti selanjutnya adalah pembagian kelompok harus adil, agar terlihat perubahannya