SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

IMPLEMENTASI PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA VIDEO UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK X IIS 5 MAN TAMBAKBERAS JOMBANG

Agus Adi Saputra

Abstrak


ABSTRAK

 

Saputra, Agus Adi. 2017. Implementasi Problem Based Learning Berbantuan Media Video untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik X IIS 5 MAN Tambakberas Jombang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Geografi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Budi Handoyo, M.Si., (II) Drs. Rudi Hartono, M.Si

 

Kata Kunci: Problem Based Learning, Media Video, Berpikir Kritis.

 

Berpikir kritis merupakan keterampilan bernalar secara reflektif untuk memutuskan hal hal yang perlu dilakukan. Berpikir kritis melatih peserta didik untuk menemukan masalah, merumuskan masalah, mengumpulkan data dan menganalisisnya serta menentukan alternatifnya. Fenomena di kelas X IIS 5 MAN Tambakberas Jombang menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritisnya masih rendah. Hal ini diketahui dari hasil observasi awal pada saat kajian dan praktek lapangan, pada saat diskusi peserta didik masih teoritis belum nampak adanya indikator berpikir kritis. Selain itu rata rata hasil pretest masih mencapai 78,3 dibawah KKM yang ditetapkan oleh madrasah yaitu 80. Soal yang digunakan mengacu pada indikator berpikir kritis.

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas X IIS 5 MAN Tambakberas Jombang melalui model problem based learning berbantuan media video. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Tindakan dilakukan dalam dua siklus. Tindakan siklus pertama  berupa pembelajaran problem based learning berbantuan media video pada sub materi perairan datar dan perairan laut pada siklus kedua. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, tes dan dokumentasi. Peneliti juga menggunakan pretest untuk mengetahui kemampuan awal peserta didik sebelum adanya tindakan serta pemberian tes dilakukan setelah tindakan.

Berdasarkan hasil analisis data, adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas X IIS 5 MAN Tambakberas Jombang. Nilai rata-rata peserta didik pra tindakan 78,3 dan pada siklus pertama mencapai 83,6 serta pada siklus kedua mencapai 89,5. Hal tersebut membuktikan bahwa adanya peningkatan pada setiap siklusnya. Peningkatan pada siklus pertama mencapai 6,76 % dan siklus kedua mencapai 7,05%. Guru diharapkan dapat menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media video dalam kegiatan pembelajaran sehingga kemampuan berpikir kritis peserta didik dapat meningkat . Sebaiknya guru memperhatikan beberapa hal yaitu penguasaan materi dan langkah-langkah pembelajaran, kesesuaian permasalahan dengan materi yang akan diajarkan, serta waktu dan tenaga yang lebih banyak ketika menggunakan model problem based learning berbantuan media video.