SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

STUDI KESESUAIAN LAHAN WISATA PANTAI KEDUNG TUMPANG DAN PANTAI SANGGAR KABUPATEN TULUNGAGUNG

Wisnu Gunarko Aji

Abstrak


ABSTRAK

 

Aji, Wisnu Gunarko. 2017. Studi Kesesuaian Lahan Wisata Pantai Kedung Tumpang dan Pantai Sanggar Kabupaten Tulungagung. Skripsi. Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Yusuf Suharto, M.Pd (II) Ardyanto Tanjung, S.Pd, M.Pd.

 

Kata Kunci : Wisata Pantai, Studi Kesesuaian Lahan, Indeks Kesesuaian Wisata (IKW)

 

Pantai Kedung Tumpang dan Pantai Sanggar merupakan 2 dari 4 pantai yang pada tahun 2017 akan dilakukan pengembangan untuk peningkatan kualitas objek wisata melalui dana APBD Kabupaten Tulungagung. Pantai Kedung Tumpang dan Pantai Sanggar memiliki potensi pada sumberdaya pesisir di bidang pariwisata, tetapi belum diketahui bagaimana tingkat kesesuaian lahan terhadap kedua pantai tersebut untuk kegiatan wisata pantai. Perlunya mengetahui tingkat kesesuaian lahan wisata adalah untuk referensi dalam hal penentuan prioritas pengembangan dan perumusan strategi pengembangan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi lahan. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui tingkat kesesuaian lahan wisata dan merumuskan strategi pengembangan untuk Pantai Kedung Tumpang dan Pantai Sanggar.

Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kunatitatif dengan metode survey. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, pengukuran lapangan dan studi dokumentasi. Analisis dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis Indeks Kesesuaian Wisata (IKW).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pantai Kedung Tumpang memiliki beberapa kondisi lahan yang sesuai untuk pengembangan wisata diantaranya: area wisata yang luas, tidak adanya biota berbahaya, jarak sumber air tawar yang dekat, penggunaan lahan mendukung untuk kegiatan wisata dan kondisi pantai yang bersih. Pantai Kedung Tumpang mendapatkan skor IKW sebesar 69.05% dan masuk dalam prioritas pengembangan utama. Strategi pengembangan Pantai Kedung Tumpang adalah dengan penanaman vegetasi dan penambahan sumber air tawar. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa Pantai Sanggar memiliki beberapa kondisi lahan yang sesuai untuk pengembangan wisata diantaranya: memiliki pasir kuarsa putih, memiliki gisik yang cukup lebar dan datar, tidak adanya biota berbahaya, jarak sumber air tawar yang dekat, dan penggunaan lahan mendukung untuk kegiatan wisata. Pantai Sanggar mendapatkan skor IKW sebesar 78.57% dan masuk dalam prioritas pengembangan utama. Strategi pengembangan Pantai Sanggar dengan penanaman vegetasi, penambahan sumber air tawar dan pembinaan Kelompok Sadar Wisata.