SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Antara Kondisi Sosial Ekonomi dengan Partisipasi Pus Dalam Program Kb pada Kawasanpermukiman Kumuh dan Tidak Di Kelurahan Tanjungrejo Kota Malang

Ira Huljannah

Abstrak


ABSTRAK

 

Huljannah, Ira. 2017. Hubungan Antara Kondisi Sosial Ekonomi dengan Partisipasi PUS dalam Program KB pada Kawasan Permukiman Kumuh dan Tidak Kumuh di Kelurahan Tanjungrejo. Jurusan Geografi, Program Studi Geografi Pengembangan Sumberdaya Manusia dan Ketenagakerjaan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Singgih Susilo, M.S, M.Si, (II) Drs. Marhadi S.K, M.Si.

 

Kata Kunci: Partisipasi PUS, Kondisi Sosial Ekonomi, Keluarga Berencana, permukiman kumuh dan tidak kumuh

 

Partisipasi Keluarga Berencana di Kelurahan Tanjungrejo masih terbilang rendah. Menurut Kepala Perwakilan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional Jawa Timur, partisipasi KB sudah lebih baik di banding daerah lain di Jawa Timur sekitar 70%. Namun ada Kelurahan yang masih rendah tingkat partisipasi untuk mengikuti programKB yaitu Kelurahan Tanjungrejo. Partisipasi dalam mengikuti program KB ini sangat bergantung pada kondisi sosial ekonomi yang meliputi Pendidikan, pendapatan dan pekerjaan Pasangan Usia Subur. Kelurahan Tanjungrejo memiliki 2 kriteria yaitu kawasan permukiman kumuh dan tidak kumuh.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kondisi sosial ekonomi dengan partisipasi pasangan usia subur dalam program Keluarga Berencana pada kawasan permukiman kumuh dan tidak kumuh.

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survey. Penentuan jumlah sampel menggunakan metode proposional sampling. Responden dalam penelitian berjumlah 98 orang yang terdiri dari dua kawasan permukiman. Analisis data menggunakan tabulasi tunggal, tabulasi silang, korelasi product momen dan chi square.

Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sedang antara pendidikan dengan partisipasi PUS pada kawasan permukiman kumuh, sedangkan pada kawasan permukiman tidak kumuh memiliki hubungan tetapimempunyai arah yang berlawanan. Hubungan antara pendapatan dengan partisipasi PUS pada kawasan permukiman kumuh memiliki hubungan yang rendah, sedangkan pada kawasan permukiman tidak kumuh tidak memiliki hubungan dan memiliki arah yang berlawanan. Hubungan antara jenis pekerjaan dengan partisipasi PUS pada kawasan permukiman kumuh maupun tidak kumuh tidak memiliki hubungan, Saran yang diajukan berdasarkan permasalahan tersebut yaitu 1) perlu adanya penyuluhan kepada masyarakat tentang program KB bagi PUS 2) pada kawasanpermukiman kumuh perlu di bagi tong sampah secara merata.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ABSTRACT

 

Huljannah, Ira. 2017. Relationship Between Socio-Economic Condition and Participation of PUS in Family Planning Program in Slum and Not Slum Areas in Tanjungrejo Urban Village. Undergraduate Thesis, Department of Geography, Faculty of Social Science, State University of Malang. Advisor (I) Dr. Singgih Susilo, M.S, M.Si, (II) Drs. Marhadi S.K, M.Si.

 

Keywords: PUS participation, socio-economic condition, family planning, slum and not slum areas

 

Family Planning Participation in Tanjungrejo Urban Village is still low. According to the Chief Representative of the National Family Planning Coordinating Board of East Java, participation of family planning is better than in other areas in East Java about 70%. However, there is still a low level of participation to participate in family planning program that is Tanjungrejo Urban Village. Participation in participating in the Family Planning Program is highly dependent on socio-economic conditions that include Education, income and employment of the Fertile Age Spouse. Tanjungrejo urban village has 2 criteria that is slum area and not slum. This study aims to determine the relationship between socio-economic conditions with the participation of infertile couples in the Family Planning program in slum areas and not slums.

This research is a quantitative research with survey method. Determination of the number of samples using proportional sampling method. Respondents in the study amounted to 98 people consisting of two residential areas. Data analysis using single tabulation, cross tabulation, product moment correlation and chi square.

The results of the analysis show that there is a moderate relationship between education and PUS participation in slum areas, whereas in slum settlements have a relationship but have opposite directions. The relationship between income and the participation of PUS in slum areas has a low relation, whereas in slum settlements are unrelated and have opposite directions. The relationship between the types of work and the participation of PUS in the slum areas and slums has no relationship, Suggestions proposed based on the problems are 1) the need for public education about family planning program for PUS 2) in slum areas need to be distributed evenly.