SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Suplemen Bahan Ajar Geografi Pokok Bahasan Mitigasi Bencana Alam Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Suku Tengger

Aida Izzul Imah

Abstrak


Imah, Aida Izzul. 2017. Pengembangan Suplemen Bahan Ajar Geografi Pokok

              Bahasan Mitigasi Bencana Alam Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Suku Tengger. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Ach. Amirudin, M.Pd. (II) Purwanto, S.Pd., M.Si.

 

Kata Kunci: bahan ajar, mitigasi bencana alam, kearifan lokal, suku Tengger.

 

Bahan ajar SMAtentangmateri mitigasi bencana alam,sebagian besar mengkaji mengenai konsep-konsep bencana alam saja. Materi mitigasi bencana alam, memerlukan penjelasan secara kontekstual agar siswa lebih memahami berdasarkan kondisi yang sesungguhnya. Potensi kearifan lokal masyarakat suku Tengger dalam menghadapi bencana, dapat dijadikan sebagai sumber belajar tambahan untuk materi mitigasi bencana alam agar lebih kontekstual. Hal ini sesuai dengan kompetensi dasar 3.7 yakni menganalisis jenis dan penanggulangan bencana alam melalui edukasi, kearifan lokal dan  pemanfaatan teknologi modern.

Tujuan penelitian pengembangan ini adalah (1) mengidentifikasi kompetensi dan pokok-pokok materi geografi SMA kelas XI tentang mitigasi bencana alam berbasis kearifan lokal, (2) mengembangkan produk berupa suplemen bahan ajar geografi kelas XI pokok bahasan mitigasi bencana alam berbasis kearifan lokal masyarakat suku Tengger, (3) menguji keefektifan suplemen bahan ajar geografi kelas XI pokok bahasan mitigasi bencana berbasis kearifan lokal masyarakat suku Tengger melalui validasi dan revisi, dan (4) mengimplementasikan suplemen bahan ajar geografi kelas XI pokok bahasan mitigasi bencana alam berbasis kearifan lokal masyarakat suku Tengger melalui uji coba produk. Suplemen bahan ajar ini dikembangkan dengan menerapkan model ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation).

Produk pengembangan telah divalidasi oleh ahli materi, ahli bahasa, ahli desain pembelajaran, dan ahli pembelajaran yakni guru geografi MAN 1 Malang dan SMA Diponegoro Tumpang. Berdasarkan validasi tersebut, masing-masing memperoleh nilai 94%, 85%, 75%, 82,5% dan 95%. Untuk mengukur keterbacaan bahan ajar, telah dilakukan uji coba lapangan pada sekolah negeri dan swasta yakni MAN 1 Malang sejumlah 24 siswa dan SMA Diponegoro Tumpang sejumlah 21 siswa. Hasil uji coba lapangan pada siswa kelas XI IPS pada kedua sekolah tersebut menunjukkan bahwa suplemen bahan ajar layak untuk digunakan dengan presentase 76% dan 82%. Rata-rata yang diperoleh berdasarkan validasi dari para ahli dan berdasarkan uji keterbacaan siswa, mendapat presentase sebesar 84% dengan kriteria sangat layak dan efektif untuk digunakan.Pada pengembang selanjutnya disarankan untuk melakukan uji coba dengan lingkup yang lebih luas. Harapannya, suplemen bahan ajar ini juga dapat dikembangkan dalam bentuk e-book agar lebih bermanfaat bagi semua kalangan pembaca.