SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS VIII G SMP NEGERI 1 SINGOSARI

GADHING MAYA ESTIKA

Abstrak


ABSTRAK
Estika, Gadhing Maya. 2009. Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Think
Pair Share (TPS) untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar
Geografi Siswa Kelas VIII G SMP Negeri 1 Singosari. Skripsi, Jurusan
Pendidikan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing:
(I) Dr. Ach. Amirudin, M.Pd, (II) Prof. Dr. Edy purwanto, M.Pd.
Kata Kunci: think pair share (TPS), motivasi belajar, hasil belajar.
Berdasarkan hasil wawancara dan observasi langsung diketahui bahwa
hasil belajar geografi siswa kelas VIII G SMP Negeri 1 Singosari cukup rendah.
Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata kelas VIII G untuk mata pelajaran Geografi
sebesar 54,53 serta masih banyak hasil belajar siswa yang berada di bawah
Standar Ketuntasan Minimum (SKM) yang ditetapkan yakni sebesar 77. Hasil
belajar yang rendah ini, disebabkan oleh beberapa faktor antara lain metode
pembelajaran yang digunakan oleh guru masih tradisional yaitu menggunakan
metode caramah, tanya jawab. Metode ini membentuk siswa menjadi pasif,
merasa bosan dan cenderung meremehkan guru dengan ramai bersama temannya,
maka akan menyebabkan motivasi belajar siswa menjadi rendah. Jika motivasi
belajar rendah maka akan mempengaruhi hasil belajar menjadi rendah.
Berdasarkan permasalahan di atas, maka perlu diterapkan model
pembelajaran baru yaitu Think Pair Share (TPS). TPS merupakan suatu model
sederhana dengan keuntungan besar. TPS dapat meningkatkan kemampuan siswa
dalam mengingat suatu informasi dan seorang siswa juga dapat belajar dari siswa
lain serta saling menyampaikan idenya untuk didiskusikan sebelum disampaikan
di depan kelas. Selain itu, TPS juga dapat memperbaiki rasa percaya diri dan
semua siswa mendapat kesempatan untuk berpartisipasi dalam kelas. TPS sebagai
salah satu model pembelajaran kooperatif terdiri dari 3 tahapan, yaitu thinking,
pairing, dan sharing. Guru tidak lagi sebagai satu-satunya sumber pembelajaran
(teacher oriented), tetapi justru siswa dituntut untuk dapat menemukan dan
memahami konsep-konsep baru (student oriented). Penelitian ini bertujuan untuk:
(1) meningkatkan motivasi belajar geografi siswa dengan menggunakan model
pembelajaran Think Pair Share, (2) meningkatkan hasil belajar geografi dengan
menggunakan model pembelajaran Think Pair Share.
Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian tindakan kelas
(PTK) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian tindakan
kelas ini, peneliti terlibat langsung dalam seluruh proses penelitian mulai dari
perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan data. Kegiatan pembelajaran terdiri
dari 2 siklus, setiap siklus terdiri dari kegiatan perencanaan, pelaksanaan,
observasi dan refleksi. Pengambilan data dilaksanakan dengan tes, observasi,
catatan lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan di kelas
VIII G SMP Negeri 1 Singosari dengan jumlah siswa 36 orang, pada materi pokok
permasalahan lingkungan dan upaya penanggulangannya dalam pembangunan
berkelanjutan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa mengalami
peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari persentase seluruh aspek motivasi belajar
i
siswa yang diamati yaitu 64,97% dengan kategori cukup pada siklus I meningkat
menjadi 74,85% dengan kategori tinggi pada siklus II. Peningkatan juga terjadi
pada hasil belajar siswa setelah tindakan, dimana nilai rata-rata tes akhir siklus I
sebesar 72,22% meningkat menjadi 94,29% pada siklus II.
Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) pembelajaran
geografi dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif model Think Pair
Share dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII G SMP Negeri 1
Singosari, (2) pembelajaran geografi dengan menggunakan metode pembelajaran
kooperatif model Think Pair Share dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas
VIII G SMP Negeri 1 Singosari. Adapun saran yang dapat diberikan dalam
penelitian ini adalah: (1) untuk melaksanakan pembelajaran kooperatif model
Think Pair Share memerlukan persiapan yang sungguh-sungguh, guru harus
mampu menentukan atau memilih topik yang benar-benar bisa diterapkan dengan
metode pembelajaran kooperatif model Think Pair Share dalam proses belajar
mengajar, guru harus mampu mengelola kelas dengan baik agar tidak terjadi
kegaduhan saat proses pembelajaran, (2) penelitian ini hanya terbatas pada materi
permasalahan lingkungan hidup dan upaya penanggulangannya dalam
pembangunan berkelanjutan. Sebaiknya bagi peneliti lain memperluas penelitian
pada materi lain.
ii