SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

EVALUASI FUNGSI KAWASAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH (RTRW) KABUPATEN JEPARA TAHUN 2011-2031

Muhammad Kamal Assani

Abstrak


ABSTRAK

Assani, Muhammad Kamal. 2017. Evaluasi Fungsi Kawasan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Jepara Tahun 2011-2031. Program studi S1 Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr.Didik Taryana, M.Si. (II) Drs. Djoko Soelistijo M.Si.

Kata kunci : fungsi kawasan, penggunaan lahan, Rencana Tata Ruang Wilayah, penyimpangan penggunaan lahan,

Penyimpangan penggunaan lahan di Kabupaten Jepara dewasa ini telah terjadi begitu lama dan secara terus menerus menjadi penyimpangan pengunaan fungsi kawasan yang tidak sesuai pada Rencana tata Ruang Wilayah Kabupaten Jepara. Penyimpangan penggunaan lahan yang tidak sesuai akan berdampak negatif pada keberlangsungan penataan ruang di Kabupaten Jepara, jika penyimpangan ini terus terjadi tanpa adanya tindakan dari pemerintah kabupaten maka penataan ruang di Kabupaten Jepara akan menjadi tidak teratur, hal ini menjadikan alasan untuk mengevaluasi banyaknya luasan lahan yang mengalami perubahan alih fungsi kawasan sehingga dapat menjadi landasan untuk melakukan pengawasan dan penertiban pada lahan yang telah mengalami alih fungsi kawasan serta menjadi salah satu dasar dalam tingkat kekonsistenan atau merevisi Rencana tata ruang wilayah kabupaten Jepara tahun 2011-2031 sehingga pelaksanaan penggunaan lahan dapat konsisten  terhadap rencana tata ruang yang telah ditetapkan kedepannya.

Jenispenelitian ini berjenis penelitiansurvei, tujuan penelitian ini untuk mengetahui penyimpangan penggunaan lahan existing Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Jepara tahun 2011-2031.Jenis data yang digunakan untuk mencapai tujuan penelitian meliputi data primer dan data sekunder. Penentuan peruntukan lahan sebagai salah satu kawasan adalah data intensitas hujan, jenis tanah dan topografi (kemiringan lereng) yang overlay menjadi peta peruntukan fungsi kawasan. Sedangkan analisis data menggunakan pemanfaatan penggunaan lahan saat ini.

Perencanaan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) tidak sesuai pada SK MENTAN no.837/kpts/um/11/1980 dan no.583/kpts/um/8/1980 yang didasarkan pada 3 faktor penentu yaitu faktor topografi, intensitas hujan dan faktor jenis tanah. Berdasarkan hasil penelitian tingkat penyimpangan alih fungsi kawasan di Kabupaten Jepara sebesar 40,85% telah mengalami penyimpangan, yang mencakup penyimpangan pada kawasan lindung, pertanian tanaman pangan dan kawasan perkebunan. Faktor terbesar yang mempengaruhi penyimpangan alih fungsi kawasan adalah kurangnya pemahaman tentang penetapan fungsi kawasan terhadap penataan ruang serta minimnya tingkat pengawasan dan penindakan terhadap pihak terkait yang menyalahi pelaksanaan rencana tata ruang yang ada baik dari individu maupun kelompok, , sehingga perlu dilakukan revisi sebagian pada Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Jepara tahun 2011-2031.