SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Kemampuan Berpikir Analitis Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Geografi Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Singosari

Eva Purnamasari

Abstrak


ABSTRAK

 

Purnamasari, Eva. 2017. Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Kemampuan Berpikir Analitis Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Geografi Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Singosari. Skripsi, Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Ardyanto Tanjung, S.Pd., M.Pd, (II) Drs. Sudarno Herlambang, M.Si.

 

Kata kunci: model pembelajaran inkuiri terbimbing, kemampuan berpikir analitis

Model pembelajaran Inkuiri Terbimbing merupakan kegiatan pembelajaran yang melibatkan peserta didik untuk aktif dan peserta didik diminta untuk berpikir dalam memecahkan suatu masalah sehingga dapat mengembangkan kemampuan berpikir analitis peserta didik. Pelaksanaan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dimulai dari peserta didik membuat rumusan masalah, dilanjutkan dengan membuat hipotesis, peserta didik menguji jawaban dengan cara mengumpulkan data terlebih dahulu kemudian menganalisis permasalahan setelah data terkumpul dan disesuaikan dengan hipotesis, kemudian peserta didik membuat kesimpulan.

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dan termasuk penelitian kuantitatif dengan Pretest-Postest Control Group Design. Penelitian ini menggunakan kelas XI IPS B sebagai kelas kontrol dengan jumlah 40 peserta didik dan kelas XI IPS D sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 36 peserta diidk. Instrumen pengukuran kemampuan berpikir analitis menggunakan soal esai sebanyak 6 soal. Analisis data yang digunakan adalah uji Independent Sample t-Test.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berpengaruh terhadap kemampuan berpikir analitis peserta didik. Hal tersebut dapat dilihat dari perbedaan rata-rata kemampuan berpikir analitis peserta didik, dimana rata-rata nilai gain score kelas eksperimen sebesar 30,04, sedangkan rata-rata gain score kelas kontrol sebesar 18,46. Berdasarkan hasil analisis uji normalitas P-value untuk kelas kontrol adalah 0,520 > 0,05, sedangkan P-value untuk kelas eksperimen adalah 0,184>0,05. Hasil analisis uji homogenitas P-value adalah 0,758 > 0,05. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai p-value sebesar 0,000 yang berarti < 0,05.

 

Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berpengaruh terhadap kemampuan berpikir analitis peserta didik pada mata pelajaran Geografi kelas XI IPS SMA Negeri 1 Singosari. Saran yang bisa diberikan oleh peneliti adalah guru bisa menerapkan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing agar melatih peserta didik untuk mengembangkan kemampuan berpikir yang dimilikinya.