SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Studi Komparasi Fertilitas Pada masyarakat Daerah Karst, Fluvial dan Vulkan di Kabupaten Ngawi

DEVI PUSPITASARI

Abstrak


ABSTRAK

 

ABSTRAK Puspitasari, Devi. 2016. Studi Komparasi Fertilitas Pada Masyarakat Daerah

Karst, Fluvial dan Vulkan di Kabupaten Ngawi. Jurusan Geografi, Program Studi Geografi Pengembangan Sumberdaya Manusia dan Ketenagakerjaan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Singgih Susilo, M.S, M.Si, (II) Drs. Marhadi S.K, M.Si.

Kata Kunci: fertilitas, variabel antara, studi komparasi Fertilitas merupakan hasil reprodusi nyata (bayi lahir hidup) dari seorang wanita atau sekelompok wanita. Salah satu perhitungan untuk menentukan fertilitas secara umum adalah tingkat kelahiran kasar atau Crude Birth Rate, yaitu jumlah kelahiran hidup pada suatu daerah pada tahun tertentu tiap 1000 penduduk pada pertengahan tahun. Pasangan Usia Subur Desa Sekarjati, Kedungharjo dan kletekan sebanyak 2.898 jiwa. CBR Kecamatan Mantingan sebanyak 11,39, Kecamatan Kranganyar sebesar 13,25 Kecamtan Jogorogo sebesar 13,19. Kabupaten Ngawi merupakan kabupaten yang memiliki bentuk lahan yang berbeda-beda yaitu karst, fluvial dan vulkan. Dengan hal tersebut diperlukan pengkajian mengenai Studi komparasi fertilitas di Kabupaten Ngawi. Penelitian ini bertujuan untuk membandiangkan fertilitas berdasarkan tiga bentuk lahan yaitu Karst, Fluvial dan Vulkan. Dan bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia kawin pertama, lama penggunaan kontrasepsi, tingkat pendidikan, dan tingkat pendapatan dan nilai anak dalam keluarga terhadap fertilitas di daerah karst, fluvial dan vulkan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian parameter dengan pendekatan komparatif dan metode survei. Penarikan sampel dilakukan secara

proporsional random sampling dengan responden wanita pernah kawin berjumlah 97 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah pedoman wawancara. Analisis data menggunakan tabulasi tunggal, tabulasi silang dan uji one way

anova. Hasil analisis one way anova menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan antra fertilitas pada daerah karst, fluvial dan vulkan. Pada uji tersebut menunjukkan bahwa rata-rata masyarakat pada daerah karst, fluvial dan vulkan memiliki dua oranga anak. Saran yang diajukan berdasarkan permasalah yang berkaitan dengan fertilitas adalah 1) perlunya penyuluhan tentang penundaan usia nikah karena masih banayaknya usia nikah pertama dibawah 20 tahun 2) perlu memaksimalkan penyuluhan tentang alat kontrasepsi jangka panjang 3) Perlu di adakanya penyuluhan tentang gizi ibu karena masih ada beberapa ibu yang kekurangan gizi dan sulit untuk memiliki anak