SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Studi Perbedaan Fertilitas pada Penduduk wilayah Kota dan Wilayah Desa di Kabupaten Sumenep

Desy Kurniawati

Abstrak


                                        ABSTRAK
Kurniawati, Desy. 2008. Studi Perbedaan Fertilitas pada Penduduk   Wilayah Kota dan Wilayah Desa di Kabupaten Sumenep. Skripsi, Jurusan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Djoko Soelistijo, M.Si., (II) Drs. Singgih Susilo, M.Si.

Kata kunci: kota, desa, fertilitas

   Perbedaan desa dengan kota di Kabupaten Sumenep salah satunya adalah di desa kepadatan penduduknya rendah sedangkan di kota kepadatan penduduknya tinggi. Perkembangan penduduk baik di kota maupun di desa pada prinsipnya dipengaruhi oleh tiga faktor demografi yaitu fertilitas (kelahiran), mortalitas (kematian), dan migrasi (perpindahan penduduk). Fertilitas memegang peranan penting karena fertilitas yang tinggi akan menjadikan laju pertambahan penduduk cepat. Fertilitas di Kabupaten Sumenep sangat tinggi bahkan ditingkat regional maupun nasional. Penyebab tingginya fertilitas ini antara lain masih banyak masyarakat yang memutuskan menikah di usia muda dan bahkan masih banyak masyarakat yang tidak ber-KB baik di wilayah pedesaan maupun perkotaan yang ada di Kabupaten Sumenep.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) tingkat fertilitas pada penduduk wilayah kota dan wilayah desa, (2) perbedaan fertilitas pada penduduk wilayah kota dan wilayah desa, (3) Variabel yang memberikan pengaruh terbesar terhadap fertilitas pada penduduk wilayah kota dan wilayah desa. Penelitian ini berbentuk penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel area menggunakan teknik purposive sampling yaitu penentuan sampel daerah yang dilakukan dengan sengaja berdasarkan pertimbangan tertentu. Pengambilan sampel responden menggunakan teknik random sampling. Populasi dalam penelitian ini wanita subur berusia 20 - 44 tahun di masing-masing wilayah penelitian. Jumlah masing-masing sampel yang diambil 60 responden sehingga keseluruhan sampel adalah 120 responden. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis statistik berupa tabulasi tunggal dan silang, uji t test dengan menggunakan SPSS 16.00 for windows dan uji korelasi .
Hasil penelitian diper0leh bahwa; (1) tingkat fertilitas pada penduduk wilayah kota lebih rendah dibandingkan dengan tingkat fertilita pada penduduk wilayah desa di Kabupaten Sumenep, (2) ada perbedaan yang signifikan fertilitas berdasarkan variabel usia menikah pertama, keikutsertaan KB, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, mortalitas, lamanya periode reproduksi dan pandangan orang tua terhadap nilai anak, (3) usia menikah pertama merupakan variabel yang paling banyak memberikan pengaruh terhadap fertilitas pada penduduk wilayah kota dan wilayah desa di Kabupaten Sumenep.
Berdasarkan hasil penelitian pemerintah disaran (1)Melalui program KB perlu mensosialisasikan lebih lanjut mengenai batasan kelahiran kepada semua penduduk dengan merata untuk menghindari peledakan penduduk yang dikarenakan oleh pertumbuhan penduduk yang tinggi, (2) Perbaikan dan pengadaan sarana dan prasarana untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia dan pengetahuan betapa pentinga batasan kelahiran pada wanita usia subur.