SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

STUDI KOMPARATIF FERTILITAS PENDUDUK ANTARA MASYARAKAT INDUSTRI PERAK DENGAN MASYARAKAT PETANI DI KECAMATAN TEMPEH KABUPATEN LUMAJANG

yoni - iswanto

Abstrak


ABSTRAK

Iswanto, Yoni. 2010. Studi Komparatif Fertilitas Penduduk Antara Masyarakat Industri Perak dengan Masyarakat Petani Di Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang. Skripsi. Program Studi Pendidikan Geografi FIS  Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Budijanto, M.Si (2) Drs. Djoko Soelistijo, M.Si.

Kata kunci: perbedaan fertilitas, masyarakat industri perak, masyarakat petani.

Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk di Kecamatan Tempeh  adalah fertilitas, mortalitas dan migrasi. Fertilitas merupakan faktor penambah pertumbuhan penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan fertilitas antara masyarakat industri perak dengan petani.

 Penelitian ini merupakan deskriptif  komparatif. Populasinya adalah wanita usia produktif status kawin. Teknik pengambilan sampel daerah penelitian digunakan purposive sampling. Sampel responden dilakukan sistematik random sampling. Jumlah responden sebanyak 86 orang baik masyarakat industri perak maupun petani. Instrumen penelitian dengan wawancara struktur. Menggunakan analisis deskriptif dan statistik yaitu tabulasi tunggal, tabulasi silang, uji t dan korelasi.

Hasil penelitian menunjukkan (1) tingkat fertilitas masyarakat industri perak lebih besar daripada petani, (2)  terdapat perbedaan fertilitas yang signifikan antara masyarakat industri dengan petani berdasarkan usia kawin pertama, lama reproduksi, lama pemakaian alat kontrasepsi, tingkat penidikan dan mortalitas bayi dan (3) ada hubungan yang signifikan antara usia kawin pertama, lama reproduksi, lama pemakaian alat kontrasepsi, tingkat penidikan dan mortalitas bayi dengan fertilitas penduduk masyarakat industri perak dengan masyarakat petani.

Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan tingkat fertilitas masyarakat industri perak lebih besar daripada petani. Terdapat perbedaan fertilitas yang signifikan antara masyarakat industri dengan petani berdasarkan usia kawin pertama, lama reproduksi, lama pemakaian alat kontrasepsi, tingkat penidikan dan mortalitas bayi. Ada hubungan yang signifikan antara usia kawin pertama, lama reproduksi, lama pemakaian alat kontrasepsi, tingkat penidikan dan mortalitas bayi dengan fertilitas penduduk masyarakat industri perak dengan masyarakat petani.