SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS CAI (COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION) UNTUK MATERI PEMANASAN GLOBAL BIDANG STUDI GEOGRAFI KELAS X SMA NEGERI 1 NGAWI

Niswatun Afifah

Abstrak


ABSTRAK

 

Afifah, Niswatun. 2010. ”Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis CAI (Computer Assisted Instruction) untuk Materi Pemanasan Global Kelas X Semester 2 SMA Negeri 1 Ngawi”. Skripsi, Jurusan Geografi, Program Studi Pendidikan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Djoko Soelistidjo, M.Si (II) Drs. Yusuf Suharto.

 

Kata Kunci: media pembelajaran, cai (computer assisted instruction), pemanasan       global

 

Kemajuan teknologi modern adalah salah satu faktor yang turut menunjang keberhasilan pendidikan. Peranan teknologi sangat berpengaruh pada proses penyampaian pesan terutama dalam proses pendidikan. Media merupakan alat perantara untuk menyampaikan pesan pembelajaran. Media dapat berfungsi untuk memberikan pengalaman konkrit, motivasi belajar serta mempertinggi daya serap dan minat belajar siswa. Terdapat dua macam pembelajaran berbasis komputer yaitu Computer Assisted Instruction (CAI) dan Computer Managed Instruction (CMI). Dalam CAI, siswa berinteraksi langsung (online) dengan komputer sedangkan CMI membantu guru dalam mengadministrasi proses pembalajaran dan siswa tidak online dengan komputer.

CAI (Computer Assisted Instruction) adalah suatu sistem penyampaian materi pelajaran yang berbasis mikroposesor yang pelajarannya dirancang dan diprogram ke dalam sistem tersebut. CAI dapat berbentuk tutorial, drills and practice, simulasi, dan permainan. Media pembelajaran berbasis CAI ini memiliki kemampuan dalam mengintegrasikan komponen warna, musik, dan animasi grafik (graphic animation). Media pembelajaran berbasis CAI ini juga mampu memberikan balikan (feedback) sehingga siswa dapat aktif berinteraksi dengan media yang diproduksi. Bentuk pembelajaran CAI yang diberikan adalah bentuk tutorial bercabang.

Desain uji coba penelitian meliputi validasi isi dan uji coba di lapangan. Validasi isi diperoleh dari penilaian dan tanggapan dari validator ahli materi dan ahli media yang selanjutnya digunakan untuk menentukan kelayakan dan bagian media CAI yang perlu direvisi. Uji coba di lapangan dilakukan dengan mencobakan media CAI kepada siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis persentase.

Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu media pembelajaran berbasis CAI yang diproduksi memiliki tingkat kelayakan tinggi. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil validasi kelompok ahli terhadap media yang dikembangkan adalah 89,32% (valid). Sedangkan hasil validasi pada audiens adalah 98,75% (valid).

Saran pengembangan produk lebih lanjut yang dapat dikemukakan setelah dilaksanakan penelitian pengembangan ini adalah 1) perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dalam rangka mengeliminasi kekurangannya; 2) media pembelajaran berbasis CAI untuk materi lain perlu dikembangkan; 3) perlu dikembangkan media pembelajaran berbasis CAI yang online, dapat diakses melalui internet.