SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Proyeksi Tenaga Kerja Terhadap Kebutuhan Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur Tahun 2017-2025

Intan Ratna Sari

Abstrak


ABSTRAK

 

Sari, Intan Ratna. 2017. Analisis Proyeksi Tenaga Kerja Terhadap Kebutuhan Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur tahun 2017-2025. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Budijanto, M.Sos, (II) Drs. Marhadi Slamet Kristianto, M.Si

Kata Kunci: pengangguran,proyeksi tenaga kerja, kebutuhan tenaga kerja

Pertumbuhan penduduk mendorong meningkatkan pertumbuhan jumlah tenaga kerja. Provinsi Jawa Timur memiliki jumlah tenaga kerja yang semakin meningkat setiap tahunnya. Jumlah tenaga kerja di Provinsi Jawa Timur tidak sesuai dengan jumlah lapangan kerja, sehingga menimbulkan pengangguran. Pengangguran di Jawa Timur terus mengalami kenaikan selama 2 periode. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan untuk mengurangi masalah pengangguran di Jawa Timur.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan tenaga kerja berdasarkan pendidikan, jenis kelamin, kelompok umur, dan lapangan usaha di Provinsi Jawa Timur tahun 2017-2025.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Data penelitian yang digunakan adalah data sekunder yang berupa data mengenai tenaga kerja berdasarkan pendidikan, jenis kelamin, kelompok umur dan lapangan usaha tahun 2007-2015. Teknik pengumpulan data adalah dengan teknik dokumentasi dan studi kepustakaan. Teknik pengolahan data adalah dengan menggunakan metode regresi linear sederhana dan metode elastisitas.

Berdasarkan hasil perhitungan proyeksi tenaga kerja, diperoleh beberapa kesimpulan yaitu pertama, Kebutuhan tenaga kerja berdasarkan jenis kelamin dan pendidikan Jawa Timur tahun 2017-2025 mengalami penurunan setiap tahunnya dengan rata-rata penurunan adalah 0,33%. Permintaan tenaga kerja terbanyak adalah tenaga kerja dengan pendidikan SMA Sederajat.Kebutuhan tenaga kerja perempuan lebih sedikit jika dibandingkan dengan laki-laki, dengan perbandingan 1:2. Kawasan Gebangkertosusilo memiliki permintaan tenaga kerja terbanyak dengan klasifikasi pendidikan SMA Sederajat, sedangkan terendah adalah Kawasan Banyuwangi.Kedua, Kebutuhan tenaga kerja berdasarkan jenis kelamin dan kelompok Jawa Timur tahun 2017-2025 mengalami penurunan setiap tahunnya dengan rata-rata penurunan adalah 1,14%. Permintaan tenaga kerja terbanyak adalah tenaga kerja pada kelompok umur produktif. Permintaan tenaga kerja laki-laki lebih banyak jika dibandingkan dengan perempuan. Permintaan tenaga kerja usia produktif di kawasan Gebangkertosusilo memiliki jumlah yang banyak jika dibandingkan dengan Kawasan Banyuwangi.Ketiga, Kebutuhan tenaga kerja berdasarkan lapangan usaha menunjukkan adanya kenaikan dengan rata-rata pertumbuhan adalah sebesar 10,74%. Namun, terdapat beberapa lapangan usaha yang mengalami penurunan permintaan tenaga kerja yaitu sektor jasa dan bangunan. Sektor unggulan Jawa Timur adalah Pertanian dan Industri, dimana sektor pertanian terluas adalah kawasan Blitar dan Malang Raya, sedangkan Kota Surabaya, Gresik, Lamongan, dan Mojokerto merupakan daerah dengan sektor unggulan adalah industri.