SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DENGAN FIELDWORK TERHADAP KETERAMPILAN METAKOGNITIF SISWA KELAS XI PADA MATERI LINGKUNGAN HIDUP SMA

muhammad wahyudi prasojo

Abstrak


PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DENGAN FABSTRAK

 

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DENGAN FIELDWORK TERHADAP KETERAMPILAN METAKOGNITIF SISWA KELAS XI PADA MATERI LINGKUNGAN HIDUP SMA

Prasojo, Wahyudi. 2017. Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri

Terbimbingdengan Fielwork Terhadap Keterampilan Metakognitif Siswa

Kelas XIPada Materi Lingkungan Hidup SMA. Skripsi,Program Studi

PendidikanGeografi, Program Sarjana, Universitas Negeri Malang.

Pembimbing: (1)Drs. Sudarno Herlambang, M.Pd., (2) Drs. Rudi Hartono,

M.Pd.

Kata Kunci: Model Inkuiri Terbimbing dengan Fieldwork, Keterampilan

Metakognitif

Model pembelajaran yang efektif digunakan salah satunya adalah inkuiri terbimbing dengan fiedwork (ITFW). ITFW akan memaksimalkan proses pembelajaran karena guru dapat membimbing siswa untuk melakukan penyelidikan berdasarkan panduan yang telah diberikan. Dengan demikian, metakognitif siswa akan terbentuk apabila mereka mampu merancang sendiri strategi pemecahan masalah. Metakognitif tersebut akan mempercepat efisiensi belajar, terutama dalam pembelajaran yang berdasarkan pengalaman langsung melalui field work.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh pembelajaran dengan ITFW terhadap keterampilan metakognitif.Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasi eksperiment dengan Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian ini kelas XI IPS 2 sebagai kelas kontrol dan XI IPS 3 sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan adalah pretest sebanyak 5 butir soal essai dan postest menggunakan tagihan laporan ilmiah sederhana. Analisis data yang dilakukan melalui uji prasyarat dan uji hipotesis. Uji prasyarat yang terdiri dari uji normalitas dan uji homogenitas. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji t tidak berpasangan (independent sample t test).

 

Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa terdapat perbedaan antara tingkat keterampilan metakognitif siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hal ini dilihat dari nilai signifikasi Uji t = 0,000 < 0,05 dan perhitungan rata-rata gain score kelas eksperimen lebih tinggi (32,00) dibanding kelas kontrol (19,00). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan fieldwork memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan metakognitif siswa kelas XI IPS SMAN 1 Sukodadi.IELDWORK TERHADAP KETERAMPILAN METAKOGNITIF SISWA KELAS XI PADA MATERI LINGKUNGAN HIDUP SMA

 

ABSTRAK

 

Prasojo, Wahyudi. 2017. Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri

Terbimbingdengan Fielwork Terhadap Keterampilan Metakognitif Siswa

Kelas XIPada Materi Lingkungan Hidup SMA. Skripsi,Program Studi

PendidikanGeografi, Program Sarjana, Universitas Negeri Malang.

Pembimbing: (1)Drs. Sudarno Herlambang, M.Pd., (2) Drs. Rudi Hartono,

M.Pd.

 

Kata Kunci: Model Inkuiri Terbimbing dengan Fieldwork, Keterampilan

Metakognitif

 

Model pembelajaran yang efektif digunakan salah satunya adalah inkuiri terbimbing dengan fiedwork (ITFW). ITFW akan memaksimalkan proses pembelajaran karena guru dapat membimbing siswa untuk melakukan penyelidikan berdasarkan panduan yang telah diberikan. Dengan demikian, metakognitif siswa akan terbentuk apabila mereka mampu merancang sendiri strategi pemecahan masalah. Metakognitif tersebut akan mempercepat efisiensi belajar, terutama dalam pembelajaran yang berdasarkan pengalaman langsung melalui field work.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh pembelajaran dengan ITFW terhadap keterampilan metakognitif.Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasi eksperiment dengan Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian ini kelas XI IPS 2 sebagai kelas kontrol dan XI IPS 3 sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan adalah pretest sebanyak 5 butir soal essai dan postest menggunakan tagihan laporan ilmiah sederhana. Analisis data yang dilakukan melalui uji prasyarat dan uji hipotesis. Uji prasyarat yang terdiri dari uji normalitas dan uji homogenitas. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji t tidak berpasangan (independent sample t test).

Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa terdapat perbedaan antara tingkat keterampilan metakognitif siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hal ini dilihat dari nilai signifikasi Uji t = 0,000 < 0,05 dan perhitungan rata-rata gain score kelas eksperimen lebih tinggi (32,00) dibanding kelas kontrol (19,00). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan fieldwork memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan metakognitif siswa kelas XI IPS SMAN 1 Sukodadi.