SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Quipper School untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas X IPS 6J2 SMA Negeri 10 Malang

Widya Pranata

Abstrak


ABSTRAK

 

Kemampuan berpikir kritis merupakan kemampuan yang penting untuk dimiliki dan dikembangkan setiap siswa. Kemampuan berpikir kritis dibutuhkan salah satunya untuk memahami materi pelajaran. Pada kenyataannya, yang terjadi pada siswa kelas X IPS 6J2 SMA Negeri 10 Malang, kemampuan tersebut belum dilatih secara maksimal. Berdasarkan hasil observasi,diketahui bahwa kemampuan berpikir kritis siswa masih rendah. Pada saat siswa diberikan tugas dalam bentuk artikel, hanya 25% dari 32 siswa yang dapat merumuskan masalah, menganalisis, mengevaluasi, menginterpretasi, hingga menarik kesimpulan dengan baik. Jawaban siswa lainnya masih terdapat banyak kesalahan, serta kurang didukung data dan sumber yang relevan. Dalam proses pembelajaran, mayoritas siswa belum mencapai tahap berpikir kritis sehingga jarang muncul pertanyaan atau kritikan terhadap materi yang dijelaskan guru. Dari permasalahan tersebut diperlukan sebuahi novasi pembelajaran yang dapat mengaitkan materi dengan permasalahan nyata yang bertujuan mengembangkan kemampuan berpikir siswa dengan baik. Salah satu model pembelajaran yang menekankan siswa untuk membangun pengetahuannya dengan berpikir kritisa dalah Problem Based Learning. Penerapan model tersebut juga dapat dimaksimalkan dengan bantuana plikasi sehingga akan lebih efektif. Salah satuaplikasi yang dapat digunakan adalah Quipper School.

 

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dengan menggunakan model PBL berbantuan Quipper School. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas. Dalam penelitian ini terdapat dua siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi pada tiap siklusnya. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPS 6J2 SMA Negeri 10 Malang sebanyak 32 siswa. Penelitian ini menggunakan sumber data primer yang diperoleh dari subjek penelitian. Data yang digunakan adalah data kemampuan berpikir kritis yang diperoleh dari hasil tes. Tes kemampuan berpikir kritis dilaksanakan setelah tindakan pada siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sebesar 22,46%. Pada siklus I, nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa mencapai 62,61, dan pada siklus II yakni 76,67. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan model PBL dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas X IPS 6J2 SMA Negeri 10 Malang. Untuk itu, direkomendasikan agar model PBL berbantuan Quipper School ini dapat diterapkan dalam upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.